Bekali Siswa dengan Wawasan Kebangsaan, Yayasan Dwijendra Gandeng TNI

Selasa, 08 November 2016 : 19.09
DENPASAR - Membekali siswa sekolah sejak dini tentang wawasan kebangsaan dipandang penting dilakukan bagi mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Menyadari hal itu, Ketua Yayasan Dwijendra  MY Chsndra Jaya menyatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak seperti unsur TNI dalam hal ini KOdim 1611/Badung.

"Kita memiliki pemikiran sama, bagaimana menjaga anak didik agar tidak jatuh ke jalan yang tdak baik," kata Chandra saat konferensi pers di kantornya Denpasar Senin (7/11/2016).

Karenanya, pihak Dwijendra telah mengambil langkah-langkah penting berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti TNI, untuk satu tujuan bagaimana memajukan dinia pendidikan.

Bagaimana anak-anak didik atau sekolah, lanjut Chandar, mereka bisa mendapatkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masa depannya kelak.

Bagi sekolah-sekolah lainnya yang tertarik atau berkeinginan bergabung seperti yang dilakukan Yayasan Dwijendra, pihaknya siap gbaug siap memfasikitasi.

"Kami harapkan, jika ada anak didik atau anak sekolahan di luar sekolah melakukan hal yang tidak sepatutnya, agar bisa dikoordinasikan, dengan pihak sekolah sehingga sejak awal sudah bisa diketahui langkah-langkah pencegahan, agar tidak meluas," sambungnya didampingi Danintel Garnisun Badung Bagus Kusnandar.

Jika media, masyarakat dan semua pihak turut melakukan pengawasan terhadap anak-anak maka dia meyakini kenakalan remaja ke depan bisa dielimiir.

Pihaknya, dalam waktu dekat akan merekrut, sejumlah ahli psikolog yang memiliki pengetahuan untuk melakukan bmbingan mental, olah pikir. Hingga aparat keamaanan misalnya untuk mendukung kegiatan bagi siswa yang memiliki minat ke olah raga baris berbaris maupun pembentukan jasmani.

"Kalau urusan pembentukan mental, ya biar sekolah yang menyiapkan," imbuhnya.

Disebutkan, pelibatan TNI misalnya dalam berbagai kegiatan ekstrakulikuler, dalam satu atau dua minggu diundang datang memberikan kegiatan yang memberikan wawaasan kebangsaan.

Kalau perlu nantinya, Yayasan Dwijendra akan meminta BNN, kepolisian hingga Kodim melakukan lebih banyak lagi kegiatan dalam memberikan bekal kepada siswa.

"Kami terbuka bagi siapa saja, apa yang kami lakukan itu sebagai upaya dini untuk mengetahui mengantisipasi apa-apa saja yang terjadi di kalangan sisswa baik di sekolah atau luar sekolah," demikian Chandra. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi