Wisatawan Asing Nikmati Nuansa Horor di Bandara Ngurah Rai

Minggu, 30 Oktober 2016 : 15.38
DENPASAR- Wisatawan asing dan domestik yang hendak meninggalkan Pulau Bali mendapatkan suguhan nuansa horor di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berkaitan dengan peringatan Hari Halloween Minggu (30/10/2016).

Selama ini dua hari ini, suasana berbeda dihadirkan di Bandara Ngurah Rai, baik di Terminal Keberangkatan Internasional maupun di Terminal Keberangkatan Domestik.

Seperti tahun lalu, Angksa Pura I Ngurah Rai tengah menggelar perayaan Halloween, mengusung tema scorecrow, menghadirkan suasana spookey village, sebuah boneka jerami berkepala pumpkin semacam labu, yang umumnya dipakai masyarakat desa di persawahan untuk mengusir berbagai marabahaya.

Berbagai macam ornamen, hiasan seram mulai penjor, hiasan tiga dimensi hingga sejumlah penari zombie yang bergentayangan di areal Terminal Keberangkatan..

Seperti terlihat di ruang tunggu Terminal Keberangkatan di Gate 2, ketika penumpang hendak menunggu keberangkatan pesawat, mereka sejenak menikmati berbagai atraksi tarian zombie, hingga game-game menarik sampai ramalan nasib atau tarot.

Beberapa permainan yang disiapkan seperti free face painting, fortuner teller atau tarot reader hingga photo booth disiapkan selama dua hari mulai pukul 10.00-17.00 Wita..

Turis mulai anak-anak hingga orang tua, yang awalnya kaget mendapat hiburan berbeda saat berada di Bandara Ngurah Rai, akhirnya antusias menikmati suguhan demi suguhan dan permainan.

Sembari menunggu mereka terbang, tak sedikit yang sekedar meluangkan waktu mengikuti game atau bercengkrama dengan pegawai atau staf bandara. Bagi mereka yang bertuntung bisa mengikuti permainann dengan baik, mendapatkan hadiah goodie bag dan boneka cantik.

"Kegiatan ini bagian dari upaya kami untuk memberikan pelayanan penumoang baik di Terminal Internasional maupun domestik," terang Commercial Marketing Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai Heru Nugroho.

Pihaknya bersyukur melihat antusiasme penumpang menikmati suguhan dalam perayaan Halloween, lewat berbagai permainan dengan nuansa menghibur maupun suguhan bertema horor lainnya,

"Kami ingin penumpang mendapatkan pengalaman berbeda, merasa enjoy, punya kesan mendalam selama di Bandara Ngurah Rai," imbuhnya.

Pada gilirannya, dengan kenyamanan penumpang yang disiapkan BAndara Ngurah Rai, diharapkan ujungnya mereka bisa berbelanja di tenant atau gerai-gerai yang tersedia yang menajajakan berbagai produk, barang kerajinan berkualitas.

Semua itu, dalam kerangka meningkatkan kualitas pelayanan bandara yang setiap harinya sekitra 15 sampai 25 ribu wisatawan asing yang datang lewat Bandara Ngurah Rai.

Salah seorang wisman asal Australia menggendong putranya mengaku senang dengan suguhan perayaan Halloween.

Dia mengaku pertama kalinya melihat suguhan serba menyeramkan tersebut di bandara.

"Ini sangat bagus, saya baru pertama kali melihatnya, " ucap Hamish Mace. (rhm)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi