Uang Hasil Gadaian Motor Habis Untuk Berjudi

Jumat, 14 Oktober 2016 : 20.43
JEMBRANA - I Made Widiarta (49) asal Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana hanya bisa menyesali perbuatannya usai menggadai sepeda motor dan uangnya habis untuk berjudi kini dia mendekam di tahanan Mapolsek Mendooyo.

Widiarta, berurusan dengan polisi lantaran diduga mencuri sepeda motor miliknya yang telah digadaikannya di Denpasar.

Pelaku dibekuk usai korban Ni Putu Suwintari (54), asal Kelurahan Tegalcangkring Mendoyo melaporkan ulah pelaku pada 4 Oktober 2016.

Korban kehilangan motor Honda Vario warna hitam DK 8184 KY di garase rumahnya.

Motor tersebut merupakan milik Belanda (pelaku) yang digadaikan kepada korban Rp 4 juta pada bulan Juli 2016 lalu.

"Pelaku kami amankan kemarin malam di rumah saudaranya Keluarah Tegalcangkring,” terang Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana, Jumat (14/10/2016).

Dari pemeriksaan, pelaku menggadaikan sepeda motor di Denpasar seharga Rp 3,5 juta.

"Namun uangnya telah dihabiskan untuk judi tajen," tegasnya.

Pelaku diamankan berkat keterangan dari korban yang mengatakan sekitar bulan Juli 2016, pelaku menggadaikan sepeda motor Honda Vario hitam DK 8184 KY milik pelaku kepada korban sebesar Rp 4 juta.

Uang hasil gadai dipakai berjudi dengan harapan jika menang judi tajen, pelaku langsung menebus motornya dari tangan korban.

Karena kalah judi pelaku tidak bisa menebusnya. Bahkan sepuluh hari berselang, pelaku kembali menemui korban meminjam uang lagi dengan alasan untuk menebus BPKB motornya dan akan diserahkan kepada korban.

Saat itu korban memberikan uang Rp 2.250.000 sejak saat itu, pelaku tidak pernah muncul lagi.

Pada 3 Oktober malam pelaku diam-diam datang ke rumah korban dan langsung mengambil motor di garase rumah korban, kebetulan kunci kontak nyantol.

Usai mengambil motor itu, pelaku langsung kabur membawa motor ke Denpasar hingga akhirnya dibekuk petugas. (KN-2)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi