Tujuh Warga Bali Korban Penipuan Dimas Kanjeng Pribadi Belum Pulang

Senin, 03 Oktober 2016 : 18.32
JEMBRANA- Hingga kini tujuh orang warga Desa Pengambengan, Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana yang diduga menjadi korban penipuan pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo, Jawa Timur belum juga pulang ke Bali.

Pihak Perbekel Pengambengan Samsul Hanam mengakui, sSebenarnya sudah mengetahui nama-nama warga yang menjadi korban.

"Kami baru membuka ke publik setelah kami bisa bertemu dengan mereka,” terang Perbekel Pengambengan Samsul kepada awak media Senin (3/10/2016).

Alasan, dirinya enggan menyebutkan nama-nama warganya tersebut karena takut disalahkan.

Jika nanti dirinya sudah bertemu dengan ketujuh warga tersebut, barulah akan membuka identitas mereka berikut kerugian yang dialami mereka.

Menurut Samsul, hingga saat ini ketujuh warganya itu masih berada di Jawa Timur.

Mereka diduga kuat masih berada dipedepokan Kajeng Pribadi.

Dirinya tidak mengetahui, alasan keengganan mereka pulang dan apa yang dilakukan di pedepokan pasca Kanjeng Dimas Pribadi ditangkap polisi atas tuduhan pembunuhan dan penipuan.

Yang jelas ketujuh warga tersebut masih berada di Jawa.

Mereka berangkat ke Pedepokan Dimas Pribadi setelah lebaran Haji beberapa waktu lalu dan hingga kini belum kembali ke Pengambengan.

Padahal pihak keluarganya sudah menunggu kedatangan mereka dengan harap-harap cemas.

Saat ini, pihaknya hanya bisa menunggu saja mereka kembali. Jika sudah kembali ke Pengambengan dia berjanji akan menyampaikan lebih jauh.

"Sekarang kami tidak mau berkomentar banyak dulu,” sergahnya. (KN-2)
Berita Pilihan
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi