TNI AL Evakuasi Reruntuhan Jembatan Ambruk di Nusa Penida

Selasa, 18 Oktober 2016 : 21.25
KLUNGKUNG- Aparat TNI Angkatan Laut bersama elemen lainnya membantu mengevakuasi reruntuhan jembatan kuning penghubung dua pulau di Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung Bali.

Jembatan menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan di Kabupaten Klungkung, ambruk, Minggu (16/10).

Dalam insiden itu  8 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Peristiwa ini mengundang keprihatinan dari seluruh masyarakat Bali.

“Bali sedang berduka, dan kita sangat prihatin dengan peristiwa ini," tutur Ketut Sudikerta Wakil Gubernur Bali saat meninjau lokasi Jembatan ambruk Selasa (18/10/2016).

Menindak lanjuti terjadinya musibah tersebut, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka memerintahkan Komandan Pos TNI AL  Nusa Penida Letda Laut (P) Putu Ariawan beserta anggota Posal Nusa Penida untuk terus memantau situasi.

Selain itu, mereka membantu evakuasi musibah ambruknya Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan tersebut.

Pos TNI AL Nusa Penida melaksanakan giat lanjutan musibah putusnya jembatan " Kuning " Jembatan penyebrangan yang menghubungkan antara pulau Nusa Ceningan ke Nusa Lembongan.

Bersama Instansi terkait yaitu kegiatan yang difokuskan pada pengangkatan puing-puing jembatan yang jatuh ke tengah laut dibawa ke pinggir pantai.

"Agar tidak menghalangi aktivitas speed boat/perahu nelayan yg melintas, seluruh puing-puing jembatan yang berada di laut seluruhnya diangkut ke pesisir pantai," kata GB Oka.

Hadir Bupati Klungkung, Dandim Klungkung, Kapolres Klungkung, BPBD Klungkung, Muspika Kecamatan Nusa Penida (Camat,Danramil,Kapolsek,Danposal).

Petugas ibantu masyarakat Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Setelah selesai melaksanakan kegiatan pembersihan puing-puing jembatan seluruh rombongan melayat ke keluarga korban musibah jembatan ambruk. (gek)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi