Tak Hanya Jualan Elektronik, Samsung Siapkan SDM Berkualitas

Jumat, 07 Oktober 2016 : 08.37
Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Jo Semidang
NUSA DUA - sabagai raksasa industri elektronik di Indonesia Samsung menegaskan komitmennya tidak hanya berorientasi pada kepentingan bisnis namun lebih dari itu serius menyiapkan sumber daya manusia yang unggul bagi anak-anak kurang mampu di Tanah Air.

Sejak tahun 2012, Samsung mewujudkan keinginannya itu dalam berbagai program mendasar dalam membantu meringankan beban hidup khususnya anak kurang mampu lewat rumah belajar.

Diketahui, Samsung yang masuk ke pasar bisnis di Indonesia tahun 1991 itu, hingga kini terus membangun kepercayaan publik, lewat produk-produk berkualitas, pelayanan yang terbaik serta kepedulian terhadap masyarakat.

"Kami membangun konsep bisnis dengan komitmen untuk jangka panjang," tegas Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Jo Semindang kepada awak media di Nusa Dua Kamis 5 Oktober 2012.

Kehadiran Samsung telah membawa dampak positif bagi kemajuan masyatakat dan perkembangan industri elektronik di Indonesia. Bahkan, pabrik besar Samsung telah dibanguan di daerah Cikarang.

Industri elektronik tumbuh pesat yang disumbangkan pabrikan asal Korea Selatan itu baik untuk produk smartphone, Televisi hingga kulkas

"Kami mencatat pertumbuhan sejak 2009 hingga 10 kali lipat pada tahun 2016," sambungnya.

Menjadi bagian penting dari Komitmen jangka panjang itulah, sebagai perusahaan yang tumbuh lebih dari 100 tahun itu, bagaimana menaruh perhatian kepada SDM berkualitas.

"Sampai saat ini, sudah ada lima rumah belajar tersebar di Medan, Banjarmasin, Makassar, Jakarta n cikarang," sebut Jo.

Jumlah itu, akan terus ditingkatkan secara bertahap di masa mendatang. Harapannya, agar semakin banyak anak-anak cerdas dari warga miskin bisa memanfaatkan program rumah belajar.

Dikatakan Jo, program rumah belajar Samsung itu, didesian selama satu tahun di mana anak-anak dibekali dengan pengetahuan dasar-dasar elektronik.

'Kami ingin memberikan kesempatan kepada keluarga kurang mampu di daerah-daerah," imbuh Jo.

Guna mendukung keberhasilan program itu, Samsung menggandeng pihak di daerah seperti yayasan-yayasan dalam mendata anak-anak golongan kurang mampu namun memiliki kecerdasan atau kepintaran.

Mereka anak-anak yang terpilih, direkrut saat usia produktif, agar nantinya setelah menyelesaikan di rumah belajar center itu, bisa biasa bekerja di service center Samsung ataupun menciptakan lapangan kerja baru.

Dicontohkan pula, lewat Samsung care di Aceh, pihaknya membantu para pemilik teknologi elektronik, melakukan kerjasama dengan pemerintah, dalam menyiapkan SDM. Demikian juga, kerja sama dengan pihak museum-museum, untuk kepentingan yang sama.

"Kita tidak mau hanya jualan elektronik, tetapi kita ingin mayarakat bisa menggunakan alat-alat itu, bagaimana meningkatkan SDM masyarakat indonesia," imbuhnya.

Kata Jo, pesan yang ingin disampaikan bahwa Samsung bukan hanya berjualan produk, tetapi bagaimana Samsung bisa mendidik dan memberdayakan masyarakat dengan SDM yang unggul.

Dengan begitu, teknologi elektronik itu bisa berguna memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia. (rhm)





Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi