SPMAA Gelar Workshop TK, PAUD dan TPQ Nasional di Bali

Rabu, 12 Oktober 2016 : 12.52
Suasana Workshop SPMAA di hari pertama yang dilaksanakan di Tabanan, Bali
TABANAN - Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) Pusat Lamongan, Jawa Timur, menggelar Workshop Nasional  Taman Kanak-kanan (TK),  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Cabang SPMAA Se-Indonesia, di Bali, selama lima hari mulai 12 - 17 Oktober 2016.

Pembina Yayasan SPMAA Pusat Hj. Masrifah Muchtar saat membuka workshop mengatakan,Usia 2-6 tahun adalah usia terbaik pendidikan. Disebut juga golden age. Di usia ini, pilihan pilihan pandangan hidup dan prilaku ditentukan. Karakter dibentuk. Hitam putihnya akhlak digambar.

"Mendidik anak adalah pondasi dasar dalam mengembangkan pribadi anak," katanya saat membuka Workshop di Gedung GOR Dewara, Sanggulan, Tabanan, Bali, Rabu (12/10/2016)

Terkait hal itu, Masrifah menambahkan, SPMAA sebagai lembaga pengembangan masyarakat, yang sudah berpengalaman lebih dari 50 tahun di bidang pendidikan, melihat bahwa penanaman ajaran hidup sangat penting diperhatikan di usia emas ini.

Pada kesempatan tersebut Masrifah juga mengingatkan kepada para pendidik TK, PAUD dan MTQ Cabang SPMAA Seluruh Indonesia agar bisa memberikan pendidikan dan pembelajaran kepada anak didiknya dengan nilai-nilai Islami seperti yang pernah diajarkan dan dicontohkan pendiri SPMAA, Bapak Guru Muchamad Abdullah Muchtar.

Sebelumnya, Ketua Yayasan SPMAA Cabang Bali Gus Glory Islamic selaku Ketua Penyelenggara Workshop melaporkan, ada lebih dari 70 cabang SPMAA di seluruh Indonesia yg memiliki pendidikan anak usia dini.

"Terkait hal itu dirasa perlu untuk menyatukan pandangan tentang apa dan bagaimana praktek terbaik TK, PAUD diimlementasikan," katanya.

Gus Glory juga melaporkan, Workshop dilaksanakan di dua lokasi di Tabanan selama dua hari dan di Denpasar selama tiga hari." Workshop diikuti 120 orang pesertta yang berasal dari Cabang SPMAA seluruh Indonesia," paparnya.

Menurut Gus Glory tujuan dilaksanakan worshop ini adalah  menyusun muatan lokal untuk isian kurikulum yg merujuk pada kurikulum Pendidiakan Nasional. Selain itu juga untuk menentukan standar TPP, isi proses, evaluasi dan penilaiain untuk TK, PAUD dan TPQ di lingkungan SPMAA.

"Tujuan yang tak kalah pentingnya adalah untuk menentukan standar guru yang berkualifikasi, mencetak anak didik yang cerdas, terampil dan berakhlak selamat dunia akhirat," ujarnya.

Sementara out put dilaksanakannya workshop ini adalah adanya keseragaman visi dan misi tentang pendidikan anak usia dini di lingkungan SPMAA dan adanya kurikulum yang bernuannsa akhlak mulia, berwawasan bhineka tunggal ika serta berprestasi dunia akhirat. (gus)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi