Simpan Peluru, Bule Aussie Dibekuk di Bandara Ngurah Rai

Rabu, 26 Oktober 2016 : 22.43
(ilustrasi/net)
MANGUPURA - seorang warga negara asing Australia berinisial VR yang menjabat sebagai direktur sebuah perusahaan di Banjar Tegal Besar Desa Negari Banjarangkan Kabupaten Klungkung ditangkap petugas karena membawa amunisi dan peluru.

Polsek KP3U kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengamankan VR, terkait dugaan kepemilikan barang yang masuk katagori Dangerous Good dimana pelaku pada Rabu (26/10) pukul 12.55 Wita yang dilaporkan salah satu pegawai Avsec yang namanya enggan ditulis.

Terduga VR pelaku membawa 11 amunisi atau peluru berwarna kuning yang terdiri dari 6 butir kaliber 32 mm dan 5 butir kaliber 22 mm di dalam bagasi tasnya.

Sumber tadi mengatakan, saat itu korban curiga atas barang bawaan di salah satu bagasi calon penumpang jenis travel bags hard case warna coklat tua.

Lantaran saat pemeriksaan X-Ray dan dari pencitraan mesin X-Ray didalamnya terdapat dangerous good berupa amunisi atau peluru sebanyak 11 amunisi atau peluru berwarna kuning. Diduga tas tersebut milik VR.

Dalam tas miliki pelaku ditemukan amunisi (peluru) sebanyak 6 (enam) butir kaliber 32 mm dan 5 (lima) butir kaliber 22 mm.

Salah satu petugas di Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai mengatakan, mengungkapkan, pemilik barang Dangerous Good tersebut merupakan calon penumpang pesawat Malaysia Airline MH-714 yang akan berangkat ke Kualalumpur, Malaysia.

Pelaku yang lahir di Jaffna, 30 Nopember,  dengan nomor Pasport : E4132178.

"Identitasnya , sesuai KITT (Kartu Izin Tinggal Tetap) dari Dirjen Imigrasi Departemen Kehakiman RI, No : 2D21EB0021-N, diterbitkan tanggal 18 Juni 2014 dan berlaku sampai dengan 12 Juni 2019," ujar sumber tadi.

Kapolsek KP3U kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Kompol I Made Krisna hingga berita ini ditulis belum berhasil dimintakan konfrmasinya. (gek)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi