Ratusan Ayam Peliharaan Warga Jembrana Mati Misterius

Minggu, 30 Oktober 2016 : 08.55
Ayam peliharaan warga mati misterius 
JEMBRANA - Ratusan ayam warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, mati mendadak sejak dua minggu belakangan ini dan diduga terkena serangan penyakut `grubug`.

Warga menyebutnya `Grubug`, penyakit ayam yang diyakini menyerang tiap tahunnya di saat musim hujan.

Hingga kini, belum ada pemeriksaan khusus dari pihak terkait, menyusul kematian ayam warga, lantaran tidak dilaporkan.

"Sudah seminggu banyak ayam saya mati. Dari 45 ekor sekarang hanya tersisa 6 ekor,” sebut Niluh Parwati, salah warga setempat, Minggu (30/10/2016) pagi.

Sebelum ayam-ayam baik yang masih kecil dan sudah dewasa mati ditandai dengan ciri-ciri, mulut dan hidung berlendir dan suaranya ngorok.

Beberapa saat kemudian, ayam tersebut mati. Meskipun sudah diberi obat secara rutin, namun tidak mempan.

"Kalau sudah kena penyakit seperti ini, langsung mati,” sambungnya.

Warga lainnya Dewa Gede Gunawan menuturkan, dalam dua minggu belakangan ini banyak ayam miliknya mati.

Sama seperti lainnya, sebelum mati didahului dari mulut dan hidup keluar lendir dan jengger berwana kehitaman.

"Hampir semua ayam saya mati, temasuk ayam-ayam jago yang harganya super, padahal saya sudah diberi obat, tdak mempan,” tuturnya.

Kematian ayam mendadak itu diyakini Warga sebagai penyakit gerubug yang datang tiap tahun saat masuk musim hujan.

Soal kemungkinan penyebab lainnya seperti penyakit flu burung, warga belum berani memastikan.

Warga tidak berani memastikan penyebab kematian ayam secara misterius itu karena belum ada pemeriksaan dari petugas.(KN-2)
Berita Pilihan
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi