Promosikan Pariwisata Banyuwangi, Angkasa Pura Dukung Summer Jazz Ijen

Minggu, 23 Oktober 2016 : 14.50
BANYUWANGI- PT. Angkasa Pura I (Persero) mensponsor ajang Jazz Gunung Indonesia guna mendukung penuh kegiatan yang berpotensi memajukan serta meningkatkan promosi pariwisata Indonesia dan Jawa Timur khususnya di Banyuwangi

Rangkaian kegiatan Jazz Gunung Indonesia tahun 2016  dimulai pada 22 Juli & 10 September di Jiwa Jawa Resort Ijen, dilanjutkan 20 Agustus lalu di Jiwa Jawa Bromo dan  ditutup Kegiatan “Summer Jazz Ijen” 22 Oktober 2016.

Festival musik jazz di alam terbuka dengan latar belakang keindahan pegunungan Merapi, Suket, Raung dan Meranti.

Dengan kapasitas penonton sekitar 300 orang, Ijen Summer Jazz menawarkan sebuah festival musik tanpa sekat antara penampil dengan penonton.

Keintiman dan interaksi langsung yang ditawarkan sebagai daya tarik kegiatan, serasa menonton konser di pekarangan rumah sendiri.

Dalam pagelaran Ijen Summer Jazz kali ini, musisi muda Banyuwangi Lalare Orkestra yang terdiri dari 100 musisi SD dan SMP, akan tampil satu panggung dengan Havey Malaiholo dan Balawan and Batuan Ethnic Fucion serta Shadow Puppets.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, tampilnya Lalare Orkestra dalam Ijen Sammer Jazz, merupakan sebuah penghormatan dan penghargaan bagi seni tradisi Banyuwangi, sehingga setiap pagelaran yang ditampilkan akan terus dikolaborasikan dengan musik etnik lokal Banyuwangi.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT. Angkasa Pura I (Persero) M. Asrori, hadir dalam Acara Ramah Tamah Bupati Banyuwangi dengan Stakeholder Summer Jazz Ijen di Pendopo Banyuwangi.
.
PT. Angkasa Pura I (Persero) selaku salah satu sponsor rangkaian kegiatan Jazz Gunung Indonesia mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang berpotensi memajukan serta meningkatkan promosi pariwisata Indonesia dan Jawa Timur khususnya di Banyuwangi

Indonesia dikenal sebagai negara yang ramah penduduknya serta alam yang elok rupanya.

"Tugas kami untuk menghadirkan kesan pertama tersebut di benak para wisatawan atau pelancong saat tiba di suatu daerah, tidaklah cukup bila tidak didukung dengan daya tarik wisata berkualitas yang ditawarkan," tuturnya..

Untuk menstimulasi pengembangan rute bahkan kami memberikan discount hingga 50% kepada airline yang berani membuka rute-rute baru.

"Pada akhirnya pengembangan pariwisata bergantung pada 3 faktor yaitu Airline, Airport dan Destination,"ucap Asrori.

Oleh karenanya, PT Angkasa Pura I (Persero) berharap kegiatan-kegiatan seperti ini perlu dipelihara serta ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata suatu daerah.

Dengan berakhirnya Summer Jazz Ijen maka berakhir pula rangkaian Festival Jazz Gunung Indonesia tahun 2016. (gek)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi