Pengusaha Tak Kunjung Perbaiki Jalan Rusak, Warga Tolak Galian C

Minggu, 09 Oktober 2016 : 17.24
JEMBRANA- Warga menolak tegas aktivitas galian C di Desa Yehembang Kauh, Mendoyo Jembrana Bali lantaran janji pengusaha untuk memperbaiki jalan yang rusak tidak kunjung dipenuhi,

Selain kerusakan jalan tak kunjung diperbaiki, keberadaan galian C tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat sekitar, terutama warga yang tinggal di sepanjang jalan lintasan truk pengangkut material karena debu material berhamburan.

Warga melalui BPD Yehembang meminta galian C di dua banjar yakni di Banjar Munduk Angrek dan Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh tersebut ditutup.

Pemerntah Provinsi Bali, diminta tidak memberikan perpanjangan izin aktivitas galian C..

"Kebetulan izin galian C itu habis per 6 Oktober lalu, jadi kami minta pihak provinsi agar jangan memberikan perpanjangan izin galian C tersebut,” tegas Ketua BPD Yehembang Gusti Ngurah Anom, Minggu (9/10/2016).

Menurutnya dalam izin sebelumnya tidak pernah disahului sosialisasi kepada masyarakat sekitar dan tidak pernah meminta persetujuan masyarakat penyanding.

Kehadiran galian C di Desa Yehembang Kauh tersebut benar-benar merugikan masyarakat sekitar termasuk desa dan hanya menguntungkan pengusaha galian.

Semenjak galian C dibuka infrastruktur terutama jalan menjadi rusak parah akibat terlalu sering dilintasi truk-truk pengangkut material galian.

"Karena itu tidak ada katalain kecuali menolak dan meminta agar pemerintah tidak memberikan perpanjangan izin galian tersebut. Apalagi pengusaha galian ingkar janji sampai sekarang tidak memperbaiki jalan,” tutupnya.

Oantauan di dua lokasi galian sore tadi, nampak tidak ada aktipitas. Namun dua alat berat masih tetap berada di dua lokasi galian.

I Nengah Tarma, salah seorang penjaga galian di Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh, aktipitas galian tersebut dihentikan sementara oleh pengusaha galian sejak tiga hari lalu dikarenakan hujan.

"Disamping itu izinnya juga sudah mati dan masih diurus perpanjangan izin. Saat ini pemilik galian masih di Denpasar untuk urus perpanjangan izin,” jelasnya.(KN-2)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi