Merokok Sembarangan, Lima Warga Denpasar Didenda Rp100 Ribu

Kamis, 13 Oktober 2016 : 13.47
DENPASAR- Sebanyak 5 perokok dan 1 pembuang limbah sembarangan serta 1 Pedagang Kaki Lima menjalani sidang Tipiring (Tindak Pidana Ringan) pada Kamis (13/10) di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon.

Lima orang perokok mengikuti sidang Tipiring itu ditangkap karena merokok di tempat umum seperti  di Lapangan Niti Mandala Renon, Terminal Ubung, Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Lapangan Lumintang, dan Rumah Sakit Wangaya.

Satu orang pembuang limbah sembarang ditangkap karena kedapatan membuang limbah bekas pengolahan tahu dan 1 orang PKL yang merupakan pedagang es yang ditangkap saat sidak di pasar tumpah sanglah.

Sidang   dipimpin Hakim M. Djalani SH. dari Pengadilan Negeri Denpasar di dampingi Panitera Ketut Alim SH dan Jaksa Wahyu Agustia serta Agus Wahyu memutuskan  perokok sembarangan didenda sebanyak Rp 100 ribu per orang  atau kurungan selama 3 hari, pembuang limbah sembarang didenda sebanyak Rp 500 ribu per orang dan PKL didenda sebanyak Rp 200 ribu atau kurungan selama 3 hari.

Dari 16 pelanggar yang akan ditipiring, 7 orang diprostek atau barang bukti dititipkan di Pengadilan Negeri Denpasar karena tidak datang sidang dan akan ditindak lanjuti dengan sidang di Pengadilan Negeri Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok.

Untuk menegakkan Perda tersebut, maka pihaknya selalu melakukan penertiban terhadap KTR dan tindak lanjutnya dengan menggelar sidang Tipiring seperti saat ini.

Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak merokok sembarang tempat. Selain itu sidang ini juga untuk memberikan efek jera kepada masyarakat serta mengantisipasi perokok pemula.

Sidang Tipiring sengaja dilakukan di tempat terbuka untuk mensosialisasikan kepada warga masyarakat umum sehingga bisa tahu. (gek)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi