Menteri Nahrawi: Indonesia Kaya dengan Ragam Kesenian dan Olahraga Tradisional

Sabtu, 08 Oktober 2016 : 06.55
JAKARTA- Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menyampaikan rasa bangga dan bersyukur atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dengan beragam kesenian dan olahraga tradisionalnya.

Hal itu disampaikan saat memimpin Opening Ceremony sekaligus meresmikan dimulainya kompetisi International Street Soccer Championship (ISSC) yang dihelat Asosiasi Street Soccer Indonesia (ASSI) di hari kedua perhelatan olimpiade dan festival olahraga rekreasi masyarakat dunia, TAFISA Games 2016.

Pertandingan perdana event ini mempertemukan tim dari Indonesia dan Lithuania yang kemudian dimenangkan oleh Indonesia dengan skor 12 – 1.

Ajang melibatkan lebih dari 100 atlet street soccer dari 11 negara antara lain Malaysia, Swiss, Palestina, Rusia, India, Timor Leste, Papua Nugini, Romania, Lithuania, Ghana dan Pakistan ini mempertandingkan format setengah kompetisi dimana seluruh peserta negara dibagi ke 3 kelompok.

Menpora  memberikan apresiasi kepada anggota Paskibaraka yang telah mengibarkan bendera merah putih.

 "Bendera ukuran 10x15 meter ini mungkin yang terbesar maka layak kita berikan ucapan selamat kepada Paskibraka dan juga semua yang terlibat dalam pengibaran bendera merah putih, " kata Menpora.

Walaupun baru pertama kali mengelar Tafisa Games tapi kita berupaya sekuat mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi semua peserta dari 87 negara Tafisa Games 2016.

Dia melihat bahwa panitia sudah bekerja dengan baik.  Beberapa venue yang belum selesai,  hari ini sudah diselesaikan dengan cepat.

Selain itu,  semua venue maupun sarana prasarana disesuaikan dengan standar dari The Association For International Sport for All (Tafisa). Kita juga berharap, pembukaan esok hari. Bisa berjalan dengan lancar,  sukses dan sempurna.

"Kesempurnaan itu kita mulai hari ini dengan semangat mengibarkan bendera merah putih berukuran 10x15 meter. Bendera berikutan 10x15 meter ini menandakan bahwa kita sebagai bangsa siap lahir batin untuk menyambut Tafisa Games 2016 sekaligus menjadi tuan runah yang baik, tidak saja bagi Tafisa Games tapi juga untuk event olahraga tradisional di masa yang akan datang,"ujar menteri asal Madura ini.

Menpora meminta kepada masyarakat untuk terlibat langsung menyaksikan Tafisa Game 2016.

Betapa hebatnya kebudayaan masing-masing negara yang ditampilkan lewat olahraga tradisional maupun kesenian.

"Kita harus bersyukur, Indonesia ini adalah negara besar yang mempunya banyak ragam kesenian dan olahraga tradisionalnya, " imbuhnya.

Perhelatan internasional bergengsi Tafisa Games 2016 dibuka Presiden Joko Widodo  mengambil tema besar  “Unity in Diversity”. "Tema ini merupakan bentuk Bhinneka Tunggal Ika.

Ketua Asosiasi Street Soccer Indonesia, Mandira Isman bersyukur bahwa cabang olahraga street soccer dapat dipertandingkan dalam ajang TAFISA Games 2016, ini sekaligus menjadi kesempatan perdana dalam sepanjang sejarah event Tafisa berlangsung.

"Kami memanfaatkan momen TAFISA Games 2016 untuk menginisiasikan sebuah pertemuan dengan seluruh peserta negara yang hadir untuk menggagas terbentuknya organisasi internasional untuk cabang olahraga ini," kata Mandira.

Indonesia cukup optimis untuk mampu meraih tempat terbaik di ajang International Street Soccer Championship ini.

Berbagai agenda pertandingan, festival, eksebisi dan demonstrasi telah digelar di sejumlah venue baik di kawasan Ancol maupun di beberapa destinasi wisata DKI Jakarta seperti Asian Cheerleading Championship di Ecovention, sementara wall climbing, freestyle soccer  dan parkour dilaksanakan di arena x-treme games.

Menpora Imam menjadi pembina upacara pengibaran bendera merah putih raksasa  di Pelataran Mall Ancol Beach City Jakarta. Bendera berukuran 10 X 15 meter dikibarkan oleh pasukan pengibar bendera di atas gedung Mall Ancol Beach City, Jumat (7/10/2016) sore. (des)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi