Mantan Perbekel di Jembrana Jadi Korban Dimas kanjeng

Selasa, 04 Oktober 2016 : 17.38
(Dimas Kanjeng  Taat Pribadi/net)
Jembrana - Salah seorang tokoh masyarakat yang pernah menjabat perbekel di Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana Bali juga menjadi salah seorang korban penipuan pimpinan Pedepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo Jawa Timur.

Seorang warga Jembrana berinisial MDS, menyebutkan, jika GD RN mantan Perbekel di wilayah Kecamatan Mendoyo juga menjadi korban penipuan Kanjeng Pribasi.

Menurutnya, sudah tiga kali diajak GD RN pergi ke pedepokan Kanjeng Pribadi untuk menggandakan uang.  GD RN saat itu masih menjabat sebagai perbekel atau kepala desa.

"Syukurnya saya selama menemani dia tidak pernah tertarik menyerahkan uang untuk digandakan," tuturnya Selasa (4/10/2016).

Disisi lain KW, salah seorang warga Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo, kabarnya juga menjadi korban Dimas Pribadi hingga ratusan juta rupiah.

Bahkan KW yang dulunya seorang pengusaha itu, kabarnya sering mendatangi Padepokan Dimas Pribadi untuk menggandakan uang.

Sayangnya, bukan mendapatkan uang berlimpah melainkan kebangkrutan yang dia dapatkan.

Hingga hari ini pihak kepolisian dari Polres Jembrana masih melakukan pendataan itensif terhadap warga Jembrana yang menjadi korban Kanjeng Dimas Pribadi.

Pendataan tersebut dilakukan dengan menerjunkan sejumlah anggota Intel dari Polres Jembrana dan Polsek-Polsek di wilayah Hukum Polres Jembrana.

Namun hingga kini belum diketahui jumlah pasti korban penipuan Kanjeng Pribadi di Jembrana.

"Kami masih melakukan pendataan, dan untuk mengetahui jumlah pasti berapa korbannya, butuh waktu. Yang jelas satuan Intel sudah kami terjunkan ke desa-desa,” terang Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, Selasa (4/10/2016)

Pihaknya berharap lewat bantuan Perbekel dan Bendesa, jumlah warga Jembrana yang menjadi korban secara pasti bisa diketahui segera. Namun dia berharap jumlah korban itu tidak banyak.

Kedepannya, Djoni Widodo berharap kepada semua warga agar tidak mudah tergiur dengan janji seseorang yang mengaku bisa menggandakan uang karena itu adalah murni penipuan.

Jika ada yang menjanjikan bisa menggandakan uang agar segera melaporkan kepada polisi untuk segera ditindak lanjuti. (KN-2)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi