Lagi, Warga Jembrana Temukan Kuburan Masal Eks PKI di Pesisir Pantai

Kamis, 06 Oktober 2016 : 19.11
Warga Melintas di Lokasi Kuburan Masal Eks PKI Jembrana
JEMBRANA - Penemuan empat tengkorak dan tulang belulang anggota exs PKI di pesisir pantai Yehembang, Banjar Pasar Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana kemarin sore, menandakan di lokasi tersebut memang dijadikan tempat mengubur anggota PKI yang dibunuh pada tahun 1965 atau saat Gestapu.

Menurut penuturan sejumlah saksi sejarah, pesisir Yehembang pada jaman Gestapu tersebut memang dijadikan tempat mengubur anggota PKI yang dibunuh secara masal.

"Ada tiga lokasi kuburan masal anggota PKI di pesisir pantai Yehembang. Mereka yang dikubur di situ kebanyakan warga luar Yehembang,” terang Kade Soma (70), salah seorang warga Yehembang yang juga saksi sejarah, Kamis (6/10/2016) sore.

Menurutnya lokasi kuburan masal pertama berada di dalam setra (kuburan). Di lokasi ini jumlah anggota exs PKI yang dikubur paling banyak yakni 33 orang, seluruhnya berasal dari luar Yehembang atau dari wilayah barat Yehembang.

Lokasi kedua tepatnya sekitar 50 meter di timur setra Yehembang atau tempat ditemukannya empat tengkorak dan tulang belulang manusia kemarin sore oleh warga. Di lokasi ini menurutnya ada tujuh anggota PKI yang dikubur dalam satu liang.

"Untuk lokasi yang kedua ini dari tujuh orang yang dikubur enam orang diantaranya warga lokal Yehembang sedangkan satu orang lagi warga Tegalcangkring yang kebetulan bertugas di Pukesmas Yehembang sebagai matri kesehatan,” tutur Soma.

Sedangkan lokasi kuburan masal yang ketiga terletak sekitar 500 meter di timur lokasi kuburan masal yang kedua, atau tepatnya sekitar 15 meter di barat pertigaan menuju Pura Rambut Siwi dan menuju jalan raya Denpasar-Gilimanuk.

Lokasi Kuburan Masal Eks PKI
"Di lokasi ke tiga ini saya tidak tahu pasti jumlahnya, kalau tidak salah ada belasan dikubur dalam satu lubang. Mereka dari Banjar Nusamara dan Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin. Pokoknya mereka dimuat dalam satu cikar dan sampai sekarang kuburannya belum pernah dibongkar,” tutupnya.

Sementara itu Bendesa Pakraman Yehembang Ngurah Gede Aryana dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kalau ada kuburan masal exs PKI di lokasi yang ketiga.

Namun yang jelas menurutnya semua anggota PKI yang dikubur di wilayah Yehembang telah dilakukan upacara pengabenan oleh pihak keluarganya, termasuk yang ditemukan warga kemarin akibat abrasi.

"Semuanya sudah diaben dan sudah bersih, atau secara Hindu mereka itu sudah tidak ada karena sudah jadi Dewa Yang,” katanya.(KN-2)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi