Jembatan Jawa Bali Ditolak, Demokrat Usulkan Tol Laut

Senin, 10 Oktober 2016 : 14.50
Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba 
DENPASAR - Setelah Wacana pembangunan jembatan menghubungkan Pulau Jawa dan Bali mendapat banyak penolakan kini wacana membangu konektivitas dua pulau bertetangga lewat jalur tol laut kembali menguat.

Adalah Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba yang terus mendorong pemerintah pusat agar merealisasikan Tol laut Jawa- Bali.

Tol laut yang dimaksudkannya, bukan membangun jembatan  di selat Bali yang menghubungkan Jawa dengan Bali.
"Kondisi keuangan negara yang sedang krisis, mustahil bagi pemerintah untuk membangun jembatan Jawa Bali," tegas Tamba kepada wartawan Senin (10/10/2016)

Menurutnya, Tol laut Jawa-Bali bukan berarti menyambungkan Bali-Jawa dengan jembatan. Konsepnya, adalah konsep Tol laut sebagaimana digagas Presiden Joko Widodo.

"Konsep tol laut adalah membenahi pelabuhan dan membangun dan menyediakan infrastruktur pendukungnya," tandas Tamba.

Guna mewujudkan Tol laut Jawa-Bali, politisi Demokrat asal Jembrana ini meminta pemerintah untuk merevitalisasi dan meningkatkan pelayanan beberapa pelabuhan utama di Bali.

Perlunya dipikirkan untuk membangun jalan tol dari Gilimanuk hingga Padangbai di Kabupaten Karangasem.

"Kita maksimalkan existing yang ada dengan memperbaiki pelabuhan Gilimanuk, Padangbai dan benoa, serta infrastruktur jalan tol Gilimanuk-Padangbai," jelas Tamba.

Jika Tol laut yang dimaksudkannya terwujud, kemacetan bisa terurai sehingga distribusi barang dari Jawa ke Bali menjadi lancar dan ekonomi masyarakat menggeliat.

Dengan Tol laut yang dimaksudkannya itu tidak bertentangan dengan adat dan budaya Bali, jika harus membangun jembatan di Selat Bali.

Diketahui, pada Maret lalu, bupati Banyuwangi kembali mewacanakan untuk membangun jembatan di Selat Bali, untuk mengurai kemacetan di pelabuhan Gilimanuk dan pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.  Wacana serupa muncul 15 tahun lalu.

Hanya saja, wacana Bupati Banyuwangi Anas itu mendapat penolakan dari Bali. Gubernur Bali, DPRD Bali, Tokoh agama dan masyarakat umum menolak pembangunan jembatan di Selat Bali.

Gubernur Pastika mengusulkan membangun Tol laut sebagaimana yang diusulkan Tamba. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi