Inilah Penyebab Ledakan Keras yang Guncang Kuta

Selasa, 25 Oktober 2016 : 17.26
foto lokasi ledakan di kawasan Kuta Square yang beredar di Facebook
KUTA- Petugas menduga sumber ledakan keras yang mengguncang kawasan Kuta Squre Kabupaten Badung Bali akibat gardu listrik mengalami kelebihan beban dan terjadi hubungan korsleting listrik.

Hingga kini, kepolisian terus melakukan penyelidikan guna memastikan oenyebab sumber ledakan yang membuat wsatawan dan masyarakat sekitar lokasi panik lari berhamburan pada Selasa (25/10/2016) sekira pukul 10.00 Wita.

Meski demikian, dari keterangan yang dikumpulkan sementara, sumber ledakan berasal dari gardu listrik di pojok sebelah utara pusat pertokoan, yang banyak didatangi wisatawan asing dan domestik itu.

"Api sudah berhasil dipadamkan. Sejauh ini pihak PLN sudah mematikan arus listrik sementara. Belum dapat kita simpulkan penyebabnya. Sementara dugaan adanya korsleting listrik," kata Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara

Ia mengungkapkan, tak lama setelah ledakan api berhasil dikuasai sehingga tidak sampai menjalar ke bangunan lainnya di kawasan yang selalu ramai oleh wisatawan itu.

Kata SUmara, petugas pemadam bergerak memadamkan api. Pihaknya masih melakukan pendataan dan belum bisa menyebutkan besaran kerugian akibat ledakan gardu PLN Kuta itu.

Sementara itu, Humas PLN Distribusi Bali I Gusti Ketut Putra mengungkapkan, penyebab ledakan keras di Kuta akibat kelebihan beban pada gardu listrik.

Kepada media yang mengkonfirmasikan lewat sambungan telefon, dia memastikan yang meledak itu Gardu PLN, lantaran pemakaian yang hampir mencapai 90 persen.

Informasinya, PLN sudah pernah mengusulkan pada pengelola Kuta Square untuk menambah gardu sisipin namun belum mendapatkan izin.

"kami sudah peringatkan pihak manajemen, agar diberikan gardu sisipan," tegas Putra. Hanya saja, belum sempat dipasang, keburu insiden terjadi.

Menjawab spekulasi soal ledakan yang terjadi adanya sabotase atau unsur kesengajaan pihak terentu, Putra membantah hal itu.

"Ini murni Gardu Listri kelebihan beban, tidak ada sebab lain," tandasnya. Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan lebih jauh terkait insiden yang menggemparkan kampung turisnya Bali itu. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi