Ekonomi Bali Membaik Dunia Usaha Masih Enggan Berinvestasi

Selasa, 25 Oktober 2016 : 07.45
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali Causa Iman Karana (foto:kabarnusa)
DENPASAR - Meski geliat ekonomi di Bali menunjukkan trend peningkatan pada triwulan ketiga tahun ini namun hal itu belum dibarengi dengan investasi berbagai sektor yang menopang perekonomian di Pulau Dewata.

Dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dirilis Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali menunjukkan, terjadinya penurunan invetasi sampai triwulan ketiga tahun 2016.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali Causa Iaman Karana menyampaikan data hasil SKDU yang memotret kegiatan dunia usaha triwulan tahun ini, yang secara umum menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi semakin membaik.

"Meskipun secara umum terjadi peningkatan usaha beberapa pelaku usaha yang menjadi responden dalam survei ini, belum berencana melakukan penambahan invstasi," ujar Iman dalam bincang dengan media di Denpasar Senin (24/10/2016)..

Hal tersebut, sesuai dengan penurunan nilai Saldo Bersih Berimbang (SBT) dari 7,9 persen turun menjadi 0,46 persen pada triwulan ketiga 2016.

Beberapa sektor yang menunjukkan penurunan investasi seperti perdagangan, hotel dan restoran dari nilai SBT 3,42 persen di trwiulan kedua menjadi 2,25 persen di trieulan ketiga.

Demikian juga sektor pertanian juga mengalami penurunan kinerja investasi dari -1,05 persen di triwulan kedua menjadi -3,64 persen di triwulan ketiga.

Selain itu juga, sektor bangunan dan sektor pengangkutan atau transporrasi maupun komunikasi menunjukkan penurunan investasi pada triwulan ketiga dibanding tiga bulan sebelumnya.

BI juga mencatat pada triwulan keempat mendatang, peningkatan kinerja dunia usaha akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini.

Iman melanjutkan, perkembangan dunia usaha diperkirakan mengalami ekspansi hingga akhir tahun trwiulan keempat seperti tercermin dari SBT perkiraan kinerja usahanya sebesar 11,84 persen.

Ekspansi kegiatan usaha terjadi pada sektor pertanian, pengangkutan, komunikasi dan sektor jasa lainnya. (rhm)


Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi