Dua Burung Langka Gagal Diselundupkan ke Bali

Senin, 31 Oktober 2016 : 22.14
JEMBRANA- Petugas menggagalkan upaya penyelundupan dua ekor burung langka dari Jawa ke Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (30/10/2016).

Diketahui, dua ekor burung Rangkong diamankan petugas di pos 2 pelabuhan Gilimanuk saat pemeriksaan orang, barang dan kendaraan yang hendak masuk Bali.

Burung yang masih anakan ditempatkan dalam kardus warna coklat, diangkut menggunakan Bus Kramat Jati B 7860 IW, yang dikemudikan oleh Subkhan (40), asal Desa Glagah, Kecamatan Bulukamba,Brebes.

Saat petugas menanyakan dokumen burung langka tersebut, sopir bus dan kernet Suginto (32), asal Desa Nglaran, Pacitan tidak bisa menunjukan.

Karena tidak dilengkapi dengan dokumen, petugas kemudian mengamankan dua ekor burung langka berikut bus dan sopir serta kernetnya ke Mapolsek Kawasan Laut Gilimanuk guna menjalani pemeriksaan.

Usai berkoordinasi dengan pihak KSDA Gilimanuk,diketahui burung tersebut merupaan satwa dilindungi.

Guna kepentingan penyidikan burung tersebut dititipkan di KSDA Gilimanuk.

"Sopir dan kernet bus masih kami amankan di Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol AA Gede Arka, Senin (31/10/2016) sore.

Dari pemeriksaan, sopir dan kernet bus bakal dijerat pasal 40 ayat 4 yunto pasal 21 ayat 2 huruf a Undand-Undang No 5 tahun 1990 tentang konserfasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Dari mereka, burung tersebut ditipkan seseorang yang tidak dikenalnya di daerah Probolinggo.

"Pemilik burung masih dalam penyelidikan,” sambungnya. (KN-2)

Berita Pilihan
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi