Banyuwangi Fish Market Festival Angkat Potensi Perikanan Bumi Blambangan

Minggu, 16 Oktober 2016 : 07.24
BANYUWANGI- Guna mengangkat potensi di sektor lautnya digelar Banyuwangi Fish Market Festival yang menampilkan kekayaan maritim kabupaten berjuluk the Sunrise of Java itu.

Kekayaan itu mulai beragam ikan laut yang banyak ditemui di perairan Banyuwangi, hasil olahan ikan, hingga bakar ikan masal oleh warga dan Nelayan  Muncar, Banyuwangi.

Ratusan masyarakat nelayan Muncar menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Muncar, Banyuwangi. Mereka yang rata-rata datang berkelompok ini akan membakar ikan laut masal.

Sebanyak 2 ton ikan laut berbagai jenis dibakar bersama di TPI Muncar. Ikan hasil laut nelayan itu dibakar di ratusan pemanggangan yang disiapkan panitia.

Ikan yang dibakar dalam even ini, seperti kakap, putihan, lemuru, kerapu, bawal, kerapu zebra dan lain-lain.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyatakan gelaran festival ini untuk mendorong kebanggaan rakyat akan potensi maritimnya.

Yang kedua, Anas berharap nelayan Banyuwangi bisa mengolah hasil laut ini menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Even ini bisa menjadi nilai tambah masyarakat nelayan dari hanya sekedar menjual ikan ketika yang turun dari kapal dengan harga murah.

"Tetapi kalau mereka mau membakar ikan kemudian dibumbui, keuntunganya bisa 400 persen. Harapan saya, acara ini menjadi stimulus bagi warga Muncar untuk bisa mengolah ikan, seperti membakar ikan dan menyajikan ikan yang benar dan enak,” ujarnya dalam laman banyuwangikab.go.id.

Selain itu, kata Anas, digelarnya even semacam ini bisa menaikkan pendapatan nelayan, terutama saat siklus ikan mulai turun.

Misalnya saat ini musimnya tangkapan ikan nelayan agak sepi, dengan adanya festival ini banyak wisatawan yang penasaran datang ke Muncar untuk melihat pasar ikan di sini.

"Muncar bisa menjadi destinasi wisata bahari alternatif," tandasnya..

Ini bisa mendorong perekomian mereka tetap tumbuh. Untuk menjadikan Muncar sebagai destinasi bahari yang menarik.

"Saya minta nelayan dan pedagang ikan terus menjaga kebersihan pelabuhan Muncar. Sekali lagi, olahan produk dari hasil laut juga terus ditingkatkan untuk menjadi oleh-oleh wisatawan," ujar Anas.

Lewat festival ini, akan menjadi inspirasi rakyat untuk menggelar even serupa.

“Festival ini harapan saya akan tumbuh di beberapa wilayah, seperti Rogojampi, Pancer, yang memiliki TPI," harap Anas.

Produksi perikanan tangkap di Banyuwangi meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015 ini produksi perikanan tangkap di Banyuwangi mencapai 61,178 juta kilogram, naik dibanding 2014, yang mencapai 60,66 juta kilogram.

 Adapun perikanan budidaya mencapai 25,11 juta kilogram pada tahun 2015, sedangkan 2014 24,21 juta kilogram.

Total nilai perdagangan untuk perikanan tangkap mencapai Rp 1,244 triliun 2015, Rp. 1, 024 triliun di tahun 2014. Adapun perikanan budidaya sebesar Rp 841,207 miliar di tahun 2015, turun nilai rupianya dari 2014 Rp. 877, 586 juta. (des)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi