Balap Perahu Layar di Gilimanuk Diprotes Peserta asal Banyuwangi

Minggu, 02 Oktober 2016 : 20.38
JEMBRANA - Beberapa peserta lomba perahu layar dan puluhan supporter memprotes panitia Lomba Balap Perahu Layar di pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana Bali yang dinilai tidak adil dalam penentuan juara.

Mereka memprotes panitia terkait penentuan juara ke tiga hingga juara ke enam yang dianggap tidak adil oleh peserta lomba yang sebagian besar berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur.

Panitia dinilai berpihak kepada peserta lomba tuan rumah Gilimanuk yang dinilai sangat merugikan peserta luar Bali.

"Ini keputusan tidak adil, ini sangat merugikan kami. Pokoknya kami tidak terima dengan keputusan ini,” teriak peserta lomba asal Banyuwangi Minggu (2/10/2016).

Seharusnya, perahu mereka keluar sebagai juara tiga. Namun oleh panitia justru yang menjadi pemenang, perahu layar lain.

Padahal dirinya yang masuk garis finis terlebih dahulu.

Saat protes disampaikan di bawah terik matahari, seorang peserta lomba di bawah umur asal Banyuwangi, Gunarso (11) sampai pingsan dan harus dilarikan ke Puksesmas Gilimanuk dengan menggunakan ambulance.

Panitia dibuat kebingungan sampai-sampai Babinkamtibmas Gilimanuk turun tangan menenangkan peserta yang protes.  Tetap saja, hal itu tidak bisa menenangkan peserta dan pendukung yang protes.

Akhirnya, panitia menenangkan peserta dan suporter yang protes akhirnya panitia memutuskan memberikan juara kembar, yakni dua peserta lomba dinobatkan sebagai juara enam.

Keputusan ini diterima oleh peserta yang protes. Sebenarnya yang mereka protes itu penentuan juara tiga hingga juara ke enam.

"Sedangkan juara satu dan dua tidak masalah,” terang Pembina Panitia Nyoman Renteb.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jembrana asal Melaya ini melihat protes peserta dalam setiap lomba adalah hal yang lumrah.

Apalagi lomba perahu layar dalam rangka upacara Petik Laut ini baru pertama kali diadakan.

Lomba ini akan terus dilaksanakan tiap tahunnya di saat dilangsungkannya upacara Petik Laut dan dia berharap kedepannya penyelenggaraan lebih baik lagi.

"Untuk kali ini pesertanya puluhan dari lokal Jembrana dan Jawa Timur,” tutup Renteb. (KN-2)
Berita Terbaru

Komentar Anda

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. walah sampai peringkat aja di korupsi. Kritis dimana2!!!.
    :P

    BalasHapus

Rekomendasi