Anggotanya Terjaring OTT, Kapolres Djoni Akui Pelabuhan Gilimanuk Jadi Target

Jumat, 28 Oktober 2016 : 19.18
Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo 
JEMBRANA - Menyusul dua anggotanya terjading operasi tangkap tangan (OTT) dalam dugaan Pungli Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo mengakui jika Pelabuhan Gilimanuk menjadi target operasi guna mencegah aksi tak terpuji tersebut.

Kapolres Djoni, enggan berkomentar banyak terkait penangkapan dua oknum berpangkat brigadir yang ditangkap tim POlda Bali, subuh tadi Jumat (28/10/2016).

Dia mengatakan, sejak adanya perintah Presiden Joko Widodo, pihaknya sering mewarning anggota dan seluruh jajarannya baik secara lisan maupun tertulis.

Pihaknya selalu mengingatkan  tentang pentingnya pelayanan yang baik dan maksimal kepada masyarakat dan menegaskan jangan ada sampai melakukan pungli.

"Kami sudah membuat banyak inovasi menghindari adanya celah pungli. Kami sudah sering ingatkan anggota dan jajaran," terang Kapolres Jumat (28/10/2016).

Dalam rapat tersebut pihaknya senantiasa mewanti-wanti jajaran agar melaksanakan tugas dengan baik dan selalu mengikuti aturan serta dilarang keras melakukan pungli.

"Kami fokuskan di Gilimanuk karena sering jadi target, kami sudah mewanti-wanti. Kami beberapa kali mengumpulkan anggota terkait perintah presiden ini," tegas dia.

Siap apel pagi, di polsek-polsek maupun satuan. ditegaskan dalam pengarahan bahkan tertulis.

Jika kemudian, masih ada oknum yang menyimpang pihaknya sangat menyayangkan.

Djoni yang tengah mengikuti pameran Forum Nasional Reflikasi Inovasi Pelayanan Publik 2016 yang diselenggarakan Kemenpan RB ( Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) di Balai Asri Pusdai Bandung 26-27 Oktober 2016, sejak dua minggu ini sudah bolak-balik Gilimanuk menggelar rapat di ASDP.

Dengan kejadian ini, pihaknya akan terus mewarning dan mengingatkan lagi anggotnya.

"Kami akan menindak tegas bagi yang melanggar aturan," demikian Djoni.(KN-2)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi