20 Negara Ramaikan Karnaval Kebudayaan WCF di Denpasar

Rabu, 12 Oktober 2016 : 00.00
DENPASAR- Dua puluh negara meramaikan  Karnaval Kebudayaan serangkaian Word Culture Forum (WCF) bertaraf internasional d ilapangan Puputan Badung, I Gusti Made Agung Denpasar Selasa (11/10/2016).

Karnaval Budaya dibuka Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid di dampingi Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara.

Acara diwarnai pelepasan busur  p├ánah Cakra Bhuana Mandala Budaya. Dimana Karnaval Budaya ini dimeriahkan oleh  20 Negara peserta delegasi Word Culture Forum.

Diantaranya Taiwan, Khazaktan, Yunani, Polandia, Argentina, Thailand, Bulgaria, Italia, Uzbekistan dan Rusia  mengikuti Karnaval atau parade kebudayaan hari ini.

Kesemarakan parede budaya terlihat, dari antusias para peserta yang  tampil membawakan kesenian serta kebudayaan negara mereka dalam Karnaval ini.

Berbagai kesenian dan budaya  berbagai Negara tumpah ruah di Lapangan Puputan Badung ini menyatu dalam sebuah kebahagiaan dalam budaya.

Penampilan kesenian dari berbagai Negara ini juga sangat menarik seperti Negara Khazaktan menampilkan tarian Kara Zhorga yang memperlihatkan  sebuah tarian dari kecantikan dan keindahan gadis Khazaktan yang luwes dengan gerak tangannya merefleksikan keindahan music Khazaktan.

Taiwan juga tak mau kalah, Negara ini menampilkan kesenian perpaduan antara tarian dan beladiri yakni Bruce Lee Taiwan Kungfu Grand Master. Tak kalah juga penampilan dari Negara Uzbekistan, dengan menampilkan 4 tarian yang mewakili 4 kotanya.

Indonesia menampilkan kesenian Bali yang dibawakan oleh Mahasiswa ISI Denpasar yang menyuguhkan fragmentari Ketug Bumi, yang merupakan sebuah seni gambelan baru, yang terispirasi dari Bala tentara Dewa Indra yang menyerang pasukan Maya Denawa.

Ketug Bumi diasosiasikan sebagai music  yang mampu mengguncangkan jagat raya dan nuasa baru ini bisa diharapkan bisa menggugah semangat.

Tidak hanya kesenian, Pemkot Denpasar juga menampilkan aneka Kuliner Tradisional Bali, sebanyak 15 stand kuliner tradisional Bali yang di tampilkan kepada para peserta dan delegasi serta masyarakat Kota Denpasar secara gratis.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, sangat bangga dan berterima kasih karena Kota Denpasar dipilih sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan Karnaval Budaya Word Culture Forum tahun 20116 ini.  (gek)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi