12.000 Atlet Dunia Ramaikan Tafisa Games 2016 di Jakarta

Sabtu, 08 Oktober 2016 : 06.41

Peserta membawa bendera dalam lomba skating Tafisa (foto:antara)  
JAKARTA - Event olahraga internasional TAFISA Games 2016 di Jakarta sekaligus menjadi ajang pelaksanaan 2nd Zurkhaneh International Championship. Kejuaraan yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini akan berlangsung selama tiga hari mulai Sabtu 8 Oktober.

Pelaksanaan ini mundur satu hari dari jadwal karena sebagian kontingen dari beberapa negara belum tiba di Jakarta.

“SSebagian kontingen masih dalam perjalanan atau baru tiba Jumat karena kendala dokumen perjalanan di negara asal,” jelas salah seorang panitia TAFISA Games 2016 JUmat 7 Oktober 2016.

Para atlet yang telah berada di ibukota menggunakan kesempatan yang ada untuk melakukan latihan dan pengenalan lokasi.

Di GOR Cempaka Putih, sepanjang pagi hingga siang hari, atlet-atlet dari berbagai negara peserta tampak serius menjalani latihan. Para atlet dari Afghanistan, India, Irak, dan Korea Selatan begitu kompak melakukan gerakan tarian darwis dan mengayunkan mil yang berbentuk seperti gada dan terbuat dari kayu.

Sebagian lagi asyik berlatih gulat bersama rekan dan pelatih mereka. Kegiatan latihan ini mendapat perhatian dari siswa-siswi sekolah menengah yang datang ke GOR Cempaka Putih.

Mereka terlihat antusias dan penasaran dengan olahraga tradisional yang kental dengan budaya Persia dan Iran ini.

Tentu saja, para siswa-siswi ini pun tak melewatkan kesempatan ber-swafoto bersama para atlet Zurkhaneh yang gagah dan ramah di tengah keseriusan mereka berlatih.

International Relation Director dari induk organisasi Zuekhaneh (IZSF) Samrat Singh, hadir di GOR Cempaka Putih.

kejuaraan tahun ini diikuti oleh sekitar 265 atlet dari banyak negara.

“Tim yang paling kuat saat ini selain tim dari Iran dan Irak tentunya adalah tim dari Afghanistan. Dari Eropa ada Belarusia, dan dari Afrika, tim yang kuat dimiliki oleh Uganda dan Kenya,” ungkap Samrat Singh.

Samrat Singh menjelaskan federasi internasional Zurkhaneh telah menjadi anggota TAFISA sejak 2004. “Olahraga ini adalah olahraga untuk semua orang, dari anak-anak hingga orang tua, sesuai dengan semangat TAFISA,” imbuhnya.

Kata dia, TAFISA sebuah platform yang sangat baik bagi olahraga tradisional seperti Zurkhaneh untuk dapat semakin dikenal di dunia dan mendapat perhatian yang tak akan didapatkan dari platform lain.

Mengenai TAFISA 2016, Samrat Singh mengatakan event kali ini sangat luar biasa karena ada sekitar 12.000 peserta datang dan menyemarakkan event yang akan menggelar sekitar 70 kompetisi dan eksibisi olahraga rekreasi dan tradisional yang sangat menarik.

“Ini lebih besar daripada sebelumnya,” beliau berkata. Samrat Singh lebih jauh mengatakan dia tertarik untuk menyaksikan event lain, seperti kompetisi panco internasional, kejuaraan dunia eSport, kompetisi pemandu sorak, dan cabang-cabang olahraga beladiri seperti Sambo dan pencak silat.

Samrat Singh mengatakan sangat senang berada di Indonesia. Melihat masyarakatnya yang relijius namun memiliki kebebasan dan sangat terbuka. Dan ini membuatnya merasa nyaman di sini.

Tidak seperti sebagian besar kegiatan pertandingan dan lomba yang dilaksanakan di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, kejuaraan Zurkhaneh kali ini diadakan di Gelanggang Olahraga Cempaka Putih, Jakarta Pusat. (des)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi