Terlilit Hutang, Pegawai Honorer DPRD Tabanan ini Nekat Gantung Diri

Selasa, 27 September 2016 : 07.45
ilustrasi/net
TABANAN - Tak Kuat menahan beban akibat hutang, Ni Kadek Yulistyawati (37) yang bekerja sebagai tenaga honorer di DPRD Tabanan, Bali, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kandang babi, Minggu (25/9/2016) malam sekitar jam 20.30 Wita.

Korban yang berasal dari Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, kabupaten Tabanan tersebut saat gantung diri sempat diketahui oleh suaminya I Putu Wismadana (39) yang langsung memberikan pertolongan dan membawanya ke RSU Tabanan. Namun sayang sekali, saat berada di UGD RSU Tabanan, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Nyoman Sukanada saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/9/2016) membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya begitu menrima laporan langsung mendatangi lokasi, mengadakan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi.

Disebutkan, berdesarkan keterangan saksi -saksi, sebelum nekat bunuh diri sekitar jam 18.00 korban minta uang sebesar Rp. 100 juta kepada suaminya, saat itu suaminya kaget karena merasa sudah memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Setalah ditanya suaminya, ternyata korban punya utang kepada seseorang sejumlah Rp 35 juta, namun sudah berbunga menjadi Rp 80 juta. Selanjutnya suami korban juga menanyakan BPKB miliknya yang akan digunakan untuk anggunan pinjam uang.

Ternyata empat BPKB sepeda motor yang dimaksud, sudah digadaikan oleh korban. Ketika suami korban menanyakan perhiasan emas miliknya, ternyata juga sudah dijual olh korban. Mendengar keterangan istrinya tersebut, suaminya terus mendesak dan menanyakan kepada korban digunakan untuk apa uang sebanyak itu ?

Namun pertanyaan tersebut tidak dijawab oleh korban. Sekitar pukul 20.00 korban pamit keluar rumah. Ditunggu beberapa saat korban tidak kembali ke rumah. Sesaat kemudian suami korban yang juga saksi ini mendengar suara ribut di kandang babi yang tidak jauh dari rumahnya.

"Saksi langsung menuju ke kandang babi, saat dilihat ternyata korban/istrinya sudah dalam keadaan tergantung di kandang babi tersebut. Saksi langsung menurunkan tubuh korban. Oleh karena masih ada denyut nadi dan nafas, korban kemudian dibawa ke RSU Tabanan, namun akhirnya korban meninggal di UGD RSU Tabanan," papar Kasat Reskrim. (gus)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi