Rombongan DWP Jayapura Borong Hasil Olahan Ikan Tabanan

Sabtu, 03 September 2016 : 06.23
Anggota DPW Kota Jayapura saat belanja sate lilit ikan tuna  di stand Poklahsar Mina Ummi Kreatif
TABANAN - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jayapura, Papua dalam studi bandingnya ke Kabupaten Tabanan, Bali, menyempatkan melakukan kunjungan ke Kelompok Pengolahan dan Pemasaran ikan (Poklahsar) Karya Lestari, di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Jum'at (2/9/2016) siang.

Dalam kunjungannya ke Poklahsar Karya Lestari ini, rombongan DWP Kota Jayapura yang berjumlah 152 orang sempat memborong aneka hasil olahan ikan dari sejumlah Poklahsar di Kabupaten Tabanan yang tengah menggelar bazar di Poklahsar Karya Lestari.

Ketua DWP Kabupaten Tabanan yang juga Ketua Poklahsar Karya Lestari, Ni Made  Putriningsih Wirna Ariwangsa mengungkapkan, pihaknya sengaja mengajak rombongan DPW Kota Jayapura mengunjungi Poklahsar Karya Lestari, selain untuk bertukar informasi tentang pengolahan ikan, sekaligus juga memperkenalkan aneka produk olahan ikan dari tabanan.

"Hari ini kebetulan Poklahsar Karya Lestari merayakan ulang tahun ke enam dan mengundang beberapa poklahsar di Tabanan menggelar bazar memperkenalkan masing-masing produk olahan ikan," katanya di sela-sela acara.

Menurut Putriningsih, aneka olahan hasil perikanan produk poklahsar di Kabupaten Tabanan yang diperkenalkan pada rombongan DPW Kota Jayapura di antaranya adalah sate lilit ikan, bandeng presto, siomay, nuget, aneka manisan dari rumput laut, bakso lele, stik lele, krupuk ikan aneka rasa sayur, belut goreng, abon lele dan beberapa produk lainnya.

"Di antara produk aneka olahan tersebut, beberapa di antaranya sangat diminati rombongan DPW Kota Jayapura sehingga mereka minta resepnya dan cara membuatnya," ujar Putriningsih.

Hal senada diungkapkan Siti Murni, Ketua Poklahsar Mina Ummi Kreatif yang membuka stand bazaar di halaman bangsal pengolahan Poklahsar karya Lestari. Disebutkan, di antara produk olahan yang dipamerkan, sate lilit ikan tuna menjadi produk yang paling laris.

"Sate lilit ikan tuna yang kami jual diminati ibu-ibu dari Jayapura. Habis dalam waktu singkat. Sedangkan bandeng presto dan siomay terjual sekitar 75 persen," katanya.

Ketua DWP Jayapura Nyonya Siahaya di sela-sela kunjungannya mengungkapkan apresiasinya terhadap aneka produk olahan ikan di Tabanan yang dipamerkan tersebut. "Ada beberapa produk aneka olahan yang akan kami coba kembangkan di kota jayapura," katanya.
   
Menurut Nyonya Siahaya, dibandingkan di Kota Jayapura aneka produk olahan ikan di Tabanan harganya tergolong murah. "Olahan bandeng presto isi dua ekor di sini harganya Rp 20 ribu. Kalau di Kota jayapura harganya sekitar Rp 100 ribu," katanya berterus-terang. (gus)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi