Polisi Jembrana Bekuk Kawanan Pencuri di Bawah Umur

Rabu, 28 September 2016 : 00.00
JEMBRANA- Jajaran Polsek Melaya Jembrana membekuk lima anggota kawanan pencuri yang mayoritas masih di bawah umur,

Meraka ditangkap  Jumat 23 September lalu, empat orang diantarannya masih di bawah umur serta dua dari lima pelaku juga terlibat aksi pelemparan truk di jalan raya Denpasar-Gilimanuk.

Kawanan pencuri masing-masing, Putu NPW (19) asal Banjar Pangkung Tanah Kauh, Desa Melaya, Made DAS (16) pelajar SMP kelas III dari Banjar Pangkung Tanah Kangin, Desa Melaya, Gede IK (15) kelas III SMP asal Belimbingsari, Melaya, RN (15) SMP kelas II yang tinggal di sebuah panti asuhan dan PAM (14) pelajar kelas I SMP dari Sumbersari, Melaya.

“Kelompok ini melakukan aksi pencurian di 12 TKP berbada. Kasus ini terungkap berawal dari kejadian pelemparan truk di jalan raya,” terang Kapolsek Melaya Kompol Ketut Darmika, Selasa (27/9/2016).

Saat itu, ada laporan bahwa truk DK 8564 WA pada Jumat (23/9/2016) dinihari diolempar dan setelah dilakukan penyelidikan pelakunya diketahui bernama Gede IK dan Made DAS.

Setelah pelaku pelemparan tersebut berhasil diamankan, polisi langsung melakukan pemeriksaan.

"Hasilnya salah Gede IK memberi informasi di rumah Putu NPW ada barang-barang hasil curian,” ujar Darmika.

Dari penyelidikan ditemukan barang curian berupa satu buah kipas angin dengan TKP di Panti Asuhan Widya Asih 5 Melaya. Kemudian tiga pelaku lainnya juga diamankan. Dari pengembangan pelaku melakukan pencurian di 12 TKP.

Beberapa barang bukti diamankan diantaranya satu buah kipas angin warna putih, satu buah mesin cuci merk sanken, satu unit laptop merk lenovo warna hitam, satu buah gitar, satu unit mesin pompa air merk Honda warna merah pada tangkinya, satu buah tabung gas 12 kg warna biru.

"Ini semua hasil pengembangan. Tadi dua orang masih ulangan di sekolah," jelasnya.

Mereka diamankan di Polsek Melaya dan dijerat pasal 363 KUHP.(KN-2)
Berita Pilihan
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi