Petinggi Laskar Bali Berang, Tanda Tangan Dipalsukan untuk Memeras

Sabtu, 10 September 2016 : 16.03
JEMBRANA - Ketua DPC Laskar Bali (LB) Jembrana AA Ngurah Setiawan berang lantaran ada oknum yang mencatut nama salah satu ormas terbesar di Bali itu bahkan memalsukan tanda tangan dirinya untuk memeras pedagang.

Mendengar ada tiga orang oknum ditangkap petugas karena diduga melakukan pemerasan dengan mencatut nama Ormas Laskar Bali, Ngurah Setiawan yang akrab disapa Gung Wah langsung lapor polisi.

Menurutnya, tindakan ketiga oknum tersebut sangat memalukan dan telah merusak citra organisasi dengan ribuan anggota di Pulau Dewata itu.

Dia melaporkan ketiga oknum tersebut atas tuduhan pencemaran nama baik. Juga pelaporan atas pemalsuan tanda tangan dirinya selaku Ketua DPC Laskar Bali Jembrana.

"Nama dan tanda tangan saya dipalsukan di dalam proposal. Itu artinya proposal yang mereka buat bodong,” tukas Gung Wah, kepada awak media Sabtu (10/9/2016).

Dia mengaku, sebenarnya sejak lama menerima laporan jika nama Laskar Bali sering dicatut oleh ketiga oknum tersebut.

Untuk itu, dia mengaku telah telah mengeluarkan, dua dari tiga pelaku yang pernah menjadi anggota ormas yang dipimpinnya tersebut.

"Kami mengira sudah tidak melakukan perbuatan itu lagi, ternyata masih melakukan hal sama,” sesalnya.

Setelah mendengar ketiga oknum tersebut beraksi dengan modus membawa proposal ke pedagang-pedagang kecil, toko-toko dan lainnya, dia memastikan jika proposal tersebut dipastikan bodong.

Demikian pula, tandatangan dirinya sebagai Ketua DPC dipastikan palsu.

"Kami tidak pernah mengeluarkan proposal permohonan bantuan karena untuk kegiatan kami sudah ada anggarannya dari pusat,” tutupnya.

Atas peristiwa memalukan itu, Gung Wah meminta aparat kepolisian memproses ketiga oknum sesuai hukum berlaku. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi