Para Perokok di Denpasar Didenda Rp120 Ribu, Kok Bisa

Selasa, 20 September 2016 : 12.49
DENPASAR - Dinilai melanggar Perda Nomor 7 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebanyak 29 orang perokok disidang Tipiring dan dikenai denda masing-masing Rp130 ribu di Lapangan Taman Kota Lumintang Denpasar Selasa (21/9/2016).

Semua perokok tersebut terbukti melanggar Perda KTR karena telah merokok di tempat umum, seperti di Lapangan Puputan Badung, Lapangan Lumintang, Rumah Sakit Wangaya dan Rumah Sakit Sanglah.

Semua pelanggar terbukti melanggar, maka dalam sidang  yang dipimpin Hakim Gusti Ngurah Putra Atmaja, SH. MH mendenda semua pelanggar masing-masing sebesar Rp 120 ribu per orang.

Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kota Denpasar Wayan  Wirawan mengatakan, Sidang Tipiring ini untuk memberikan efek jera  kepada masyarakat agar tidak merokok lagi di sembarangan tempat. Dengan menggelar  sidang ini bukan berarti melarang orang merokok, namun  harus merokok pada tempat yang telah ditentukan.

Mereka yang kedapatan  merokok tidak pada tempatnya, terpaksa digiring ke Sidang Tipiring. Sidang kali 29  orang pelanggar disidang.

semua pelanggar tersebut sudah ditertibkan dari beberapa waktu lalu di berbagai tempat diantaranya, Lapangan Puputan Gusti Made Agung, Lapangan Lumintang, Rumah Sakit Wangaya dan Rumah Sakit Sanglah.

Supaya masyarakat kapok dan tidak merokok sembarangan pihaknya akan menyelenggarakan Sidang Tipiring ini secara berlanjut minimal  sebulan dua kali.

“Kami berharap agar masyarakat mematuhi Perda KTR sehingga bisa ikut mewujudkan kebersihan lingkungan terutama kesehatan dari bahaya asap rokok,” kata Wirawan.

Untuk Sosialisasi, pihaknya sudah memasang beberapa pengumaman dan papan larangan merokok di tempat-tempat umum. Namun kenyataannya masih ada  masyarakat tidak menghiraukan sosialisasi tersebut, bahkan ada yang  sengaja merokok dibawah papan larangan merokok.

’Setelah ditangkap banyak yang berdalih tidak mengetahui adanya larangan merokok, dan mencari kesalahan Satpol PP.

"Itu sudah biasa bagi kami, namun kami tetap komitmen untuk melakukan Penegakan Perda dan menggelar sidang Tipiring di tempat-tempat umum kepada yang melanggar,’’ tegasnya,

Salah satu pelanggar Nyoman Tirta Buana mengaku dirazia Satpol PP Kota Denpasar Senin (20/9). di Lapangan Puputan Badung

Ia mengaku sering mendengar  KTR  di radio namun tidak mengetahui tempat-tempat yang dilarang.

Meskipun demikian ia menyadari kesalahannya sendiri, dengan demikian pihaknya sangat salut dan setuju dilaksanakan  Sidang Tipiring ini.

‘kami kapok dan tidak merokok sembarangan, serta akan mensosialisasikan kepada saudara, teman dan kerabat agar tidak mengalami hal yang serupa,’’ ucapnya. (gek)
Berita Pilihan
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi