Menteri Susi Peringatkan Pelaku Setrum Ikan Akan Ditenggelamin

Kamis, 08 September 2016 : 07.32
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, menyaksikan panen udang windu di BBPBDAP. (foto:kkp)
JEPARA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan tak hanya kapal-kapal asing pencuri ikan yang ditenggelamin para pencuri ikan laiannya yang menggunakan portas bakal juga ditenggelamin.

Peringatan bernada canda itu, disampaikan Menteri Susi dalam lawatan menemui nelayan di Jepara Jawa Tengah belum lama ini.

Susi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Bupati Jepara Subroto, Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin, Komandan Kodim Letkol Inf Ahmad Basuki, dan Ketua DPRD Kabupaten Jepara Dian Kristiandi.

Saat meninjau beberapa lokasi panen garam, Susi menilai, hasil panen petambak garam geoisolator di wilayah Desa Tanggul Tlare, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara sudah bagus.

Karenanya, kepada hasil panen petambak garam Desa Tanggul Tlare, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Susi optimis bahwa harga garam hasil panen di daerah tersebut dapat dijual dengan harga wajar.

Dia meminta kepada PT Garam untuk membeli hasil panen petani garam di Tanggul Tlare tersebut.
“Untuk garam, saya juga kirim surat untuk minta revitalisasi tambak garam. Saya juga meminta kepada PT Garam untuk membeli hasil panen dari sini. Kira-kira 600 rupiah (/kg) bisa kan Pak?”, ujar Susi dalam sambutannya saat temu wicara dengan masyarakat Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.

Selain itu, Susi meminta kepada masyarakat untuk dibuat tandon agar kualitas air yang dialirkan ke tambak-tambak petambak garam bagus, maka harus dibuat bak penampungan air.

“Tugas pemkab untuk membuat tandon air. Supaya air yang dialirkan ke tambak bersih,” lanjutnya dikutip dalam laman kkp.go.id.

Selain kesejahteraan petambak garam, Susi meminta kepada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) untuk melakukan revitalisasi kanal-kanal sungai yang terhubung langsung ke laut.

Ia menilai, setelah airnya bersih, kanal tersebut dapat difungsikan untuk penanaman bibit-bibit ikan.

“Nanti supaya bersih Pak. Kalau sudah bersih, nanti di dalamnya, ikan yang bisa masuk lebih banyak. Mungkin nanti DJPB revitalisasi saja ikan bandeng di muara. Jadi jangan pakai tambak, biar sekalian”, ujar dia

Sementara untuk benihnya, Susi berencana akan menebar benih Bandeng dan Udang Putih.

“Disebar saja di perairan umum. Supaya masyarakat yang pake anco (jaring angkat)  bisa nangkep smua, tapi jangan pake portas ya”, lanjut Susi.

Susi pun menghimbau kepada masyarakat, jika kanal-kanal sudah direvitalisasi, maka tidak boleh ada yang melakukan setrum ikan.

“Janji ya jangan nyetrum. Kalau yang nyetrum gimana?  Ditenggelemin ya”, seloroh Susi disambut tawa masyarakat. (des)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi