Menteri Susi Ajak Nelayan Beralih ke Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Kamis, 08 September 2016 : 07.14
Kiri ke kanan : Wakil Bupati Jepara Subroto, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.(foto:humas kkp)
JEPARA – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengajak nelayan di Indonesia yang masih menggunakan alat tangkap perusak lingkungan agar beralih menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Pergantian alat tangkap ramah lingkungan merupakan langkah strategis menuju perikanan Indonesia yang lebih baik.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jepara, Jawa Tengah,  Susi mengapresiasi para nelayan Pantura khususnya yang berada di Jepara yang telah bersedia mengganti alat tangkapnya.

Pergantian alat tangkap yang aman, menurut Susi, juga mampu mendorong nelayan untuk memberikan sumbangsih nyata pada kualitas produk perikanan.

Nelayan dari Pantura seyogyanya dapat berpartisipasi dalam membangun perikanan nasional.
“Pendapatan akan menjadi lebih baik, jika mengganti alat tangkap ramah lingkungan, karena caranya sudah benar”, ujar Susi di Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Jepara belum lama ini.

Pergantian alat tangkap pada nelayan ini dilakukan menyusul kebijakan relokasi nelayan Pantura untuk memaksimalkan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP)  711 yakni perairan Natuna.

“Saya ingin memberikan WPP tersebut ke nelayan Pantura. Namun saya berpesan, orang Papua, NTT, NTB, akan marah kalau Bapak bawa kapal cantrang. Jadi sebelum pindah tolong ganti alat tangkapnya”, jelasnya dikutip dari laman kkp.go.id.

Terkait biaya pergantian alat tangkap,  Susi mengajak perbankan untuk terjun membantu nelayan memberikan pinjaman.

Perbankan siap memberikan pinjaman kepada nelayan yang akan mengganti alat tangkap.

Dia memberikan bantuan berupa alat tangkap ramah lingkungan yakni gilnet millenium kepada 12 nelayan di Jepara.

KKP juga memberikan bantuan gilnet milenium sebanyak 8 unit untuk Kabupaten Demak dan 18 unit untuk Kabupaten Pati. Selain itu turut diserahkan 16 Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) baru dan 3 Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIUP). (des)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi