KPPU Sidangkan Dugaan Kartel Motor Skuter Matik di Indonesia

Rabu, 07 September 2016 : 05.45
JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggelar sidang perdana pemeriksaan lanjutan Dugaan Kartel Motor Skuter Matik di Indonesia.

Sidang (KPPU) berlangsung di Jakarta Selasa, 6 September 2016).

Pada sidang ini dengan agenda Pemeriksaan Lanjutan Perkara No. 04/KPPU-I/2016 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 5 UU No. 5 Tahun 1999 dalam Industri Sepeda Motor Jenis Skuter Matik 110-125 CC di Indonesia yang dilakukan oleh PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT. Astra Honda Motor (AHM).

"Pada tahap ini, Majelis Komisi akan memeriksa alat bukti yang diajukan baik oleh Investigator KPPU, YIMM maupun AHM, memanggil Saksi, Ahli dan atau pihak lain untuk mendapatkan alat bukti yang cukup atas dugaan pelanggaran tersebut," kata Ketua KPPU, Syarkawi Rauf dalam keterangan resminya.

Syarkawi menyampaikan, bahwa proses Pemeriksaan Lanjutan akan berlangsung secara fair.

“Kami jamin bahwa seluruh proses Pemeriksaan Lanjutan ini akan berjalan sesuai prinsip due process of law dan berlangsung secara terbuka," tegasnya.

Dengan demikian, masyarakat juga dapat ikut mengawal upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh KPPU.

Plt. Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama Sekretariat KPPU, Dendy R. Sutrisno menyampaikan, sidang perdana pemeriksaan Lanjutan terhadap perkara inisiatif KPPU dipimpin Majelis Komisi terdiri dari Prof. Dr. Ir. Tresna Priyana Soemardi, sebagai Ketua Majelis Komisi, R. Kurnia Sya’ranie, dan Munrokhim Misanam, Phd masing-masing sebagai Anggota Majelis.

"Sidang menghadirkan Saksi Gunadi Shinduwinata (Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia)," sambung Dendy.

Pemanggilan terhadap Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia dilakukan untuk mendapatkan keterangan seputar industri sepeda motor nasional

Keterangan dimaksud seperti data pangsa pangsar, alur distribusi, dan pengaruh faktor makro ekonomi terhadap pembentukan harga.

“Termasuk di dalamnya adalah keterangan bagaimana asosiasi menjalankan organisasinya seperti peran para anggota asosiasi, informasi yang disampaikan oleh anggota asosiasi, dan peran asosiasi dalam mengelola informasi tersebut” tutup Dendy. (wan)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi