Kapolda Bali Janji Transparan Ungkap Kasus Direktur Narkoba

Kamis, 22 September 2016 : 01.00
Direktur Narkoba Kombes Pol Franky Haryanto Parapat (foto:kabarnusa)
DENPASAR- Kapolda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto menegaskan pihaknya  ingin transparansi dalam pemeriksaan Direktur Narkoba Kombes Pol Franky Haryanto Parapat yang diduga melakukan pemotongan anggaran sebagaimana dituduhkan sebelumnya.

HIngga saat ini, 15 orang telah diperiksa dalam kasus yang menjerat KOmbes Franky

Kata Sugeng, pemeriksaan masih berlangsung. Ada 15 orang yang diperiksa, semua dari jajaran Direktorat Narkoba.

"Saya belum dapat menyampaikan apa yang didapat dari 15 anggota saya yang diperiksa," ucap Sugeng kepada awak media Rabu (21/9/2016).

Pihaknya ingin transparansi dalam pemeriksaan anak buahnya.

"Tidak akan ada yang ditutup-tutupi dalam pemeriksaan ini," tandasnya.

Dikatakan, aada mekanisme internal di Polri. ada tahap berikutnya oleh Provost. Kalau pidana akan ditingkatkan lagi, tidak hanya sidang etik.

"Saya tidak menanyakan progresnya. Saya menghindari seoalah-olah saya intervensi," dalihnya.

Dipihak lain, Kepala Biro Pengamanan Internal Mabes Polri, Brigadir Jenderal Anton Wahono ‎mengakui jika dalam kasus ini jajarannya tidak menangkap tangan Franky.

Dia memastikan, tidak pernah melakukan operasi tangkap tangan. Anton perlu melakukan pendalaman dari informasi yang saya dapatkan.

"Saya tegaskan jika kesalahan anggota tidak akan ditutupi, ini harus diproses untuk dipertanggungjawabkan secara hukum," tegasnya saat mendampingi Kapolda Sugeng dalam konferensi pers di Mapolda Bali.

Apa yang dilakukan jajarannya adalah meneruskan instruksi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.‎ Meski Franky telah terbukti melakukan penyelewengan dana.

Hanya saja, Anton mengaku tak bisa berbicara mengenai sanksi apa yang nantinya akan dikenakan kepada Franky.

"Yang saya lakukan ini adalah penegakan hukum. Ini perintah Kapolri dan tidak ada tebang pilih. Tidak bisa mengandai-andai sanksinya," tutupnya. (des)




Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi