Jaga Kedamaian dan Harmonisasi Alam Ala Bupati Eka, Masyarakat Diminta Eling

Kamis, 29 September 2016 : 17.11
TABANAN - Kalau kita sudah menyatu dengan alam maka sebesar apapun guncangan pasti bisa dihadapi. Karena itu untuk mewujudkan harmonisasi dengan alam, manusia diminta untuk selalu eling dengan menjaga kelestariannya baik dari sisi spiritual maupun budaya.

Hal itu diungkapkan Bupati Eka saat menerima kunjungan dari Yayasan 108 Bajra yang digawangi oleh Dewa Puja Suradnya selaku Dewan Pembina. Rombongan diterima di ruang kerja Bupati setempat, Kamis (29/9).

Dewa Puja menyampaikan, yayasan 108 Bajra merupakan sebuah yayasan yang bergerak di bidang spiritual yang ingin menyebarkan misi kedamaian melalui syair, lagu dan mantar. Dalam waktu dekat pihaknya berencana melakukan sebuah even di areal Pura Ulundanu Beratan.

Melalui even ini diharapkan masyarakat terketuk hatinya untuk senantiasa menjaga kelestarian dan kesucian areal Pura. "Seperti kita ketahui Pura Ulundanu Beratan memiliki nilai eksotisme yang luar biasa. Kami menggambarkan keagungan panorama danau melalui sebuah syair. Kami berharap kegiatan ini mampu memotivasi masyarakat untuk menjaga kesucian dan keasrian alam di sekita danau Beratan," ujarnya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Eka karena mensuport kegiatan ini, dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan juga di tempat lain di Tabanan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Eka atas suportnya. Ternyata kita memiliki misi yang sama yakni ingin menjaga kedamaian dan harmonisasi alam," imbuhnya.

Sementara Bupati Eka mengatakan, di jaman seperti sekarang sangat sedikit orang yang bicara tentang kesucian dan kedamaian karena mereka terlalu sibuk dengan mengejar kekuasaan dan lupa bersyukur.

"Kita patut bersyukur, di saat orang terlalu sibuk mengejar kekuasaan dan menonjolkan egonya, masih ada segelintir orang yang peduli dengan alam dan lingkungan dengan membawa misi kedamaian melalui lagu, syair dan mantra. Saya dukunga penuh kegiatan yang dilakukan yayasan 108 Bajra", ungkapnya.

Menurutnya, budaya dan budi pekerti yang dimiliki generasi muda sudah mulai terkikis seiring perubahan jaman. Dirinya berharap melalui kegiatan yang dimotori oleh yayasan ini, generasi muda khususnya di Tabanan akan terketuk hatinya untuk lebih mencintai alam dan lingkungan.
Berita Pilihan
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi