Buktit Tandus di Jimbaran Disulap Menjadi Perkebunan Sayur dan Buah

Kamis, 01 September 2016 : 07.36
Panen sayur dan buah di kawasan bukit milik Jimbaran Hijau (foto:kabarnusa)
JIMBARAN - Bukit di wilayah Jimbaran Kabupaten Badung Bali yang selama ini dikenal tandus berhasil diubah menjadi areal perkebunan tanaman sayur dan buah-buahan yang tidak saja bermanfaat secara ekologis namun juga ekonomis.

Lewat upaya tekun dan serius selama beberapa bulan terakhir, kawasan yang sebelumnya gersang dipenuhi bebatuan, karena sulitnya air, perlahan menjadi kawasan produktif.

"Kami ingin mengubah lahan tandus menjadi lebih produktif, dengan tanaman sayur dan buah menggunakan pupuk organik," kata Direktur Perencanaan dan Disaian PT Jimbaran Hijau Dedi Halim Saat panen sayur bersama Rabu 31 Asgustus 2016.

Menurutnya, kawasan yang rencananya dibangun sebuah akomodasi perhotelan itu, saat ini dipergunakan untuk budidaya pertanian sayur dan buah yang selama ini hanya didapatkan di daerah berhawa sejuk atau pegunungan.

Pihaknya mempergunakan pupuk organik yang dibuat dari sampah atau bekas-bekas tumbuhan, limbah kotoran sapi yang kemudian menjadi pupuk cair.

Hasilnya, dalam tempo dua bulan saja, sudah bisa membuahkan hasil. Tanaman sayuran dan buah seperti kangkung, terong, tomat, cabai, mayones, pisang, pepaya, lombok, labu bisa tumbuh dengan baik.

"Kami ingin mengembangkan konsep pengembangan inklusif developmnet dengan melibatkan masyarakat. yang selama ini jarang dilakukan oleh developer lainnya di Bali," kata Halim.

Untuk itu, model yang tengah dikembangkan itu, nantinya bisa ditularkan ke developer lainnya, bagaimana menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan.

Dengan Model konsep 3 P people. planet dan provit, maka akan memberdayakan masyarakat setempat dan memberikan hasil yang nyata untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PIhaknya juga sudah bekerjasama dengan 12 sekolah di Badung. untuk bersama-sama melakukan kegiatan seperti penanaman atau berkebun di kawasan Jimbaran Hijau.

Kegiatan itu bahkan, telah dijadikan sebagai ekstrakulikuler di sekolah-sekolah. Dalam waktu dekat juga dilakukan MoU dengan universitas di Jakarta untuk membantu community development.

Saat ini, luasan yang dipergunakan untuk mendukung program kegiatan ini 6 hektar dari total 180 hektar lebih yang dimiliki Jimbaran Hijau. (rhm)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi