Air Mineral Mengandung Kapur, Manajemen Anzi Meminta Maaf Masyarakat

Minggu, 04 September 2016 : 15.34
Produk air mineral Anzi (foto:Kabarnusa)
JEMBRANA- Manager CV Anzi Batu Bulan Gianyar Bali Putu Darma Wisitra mengakui ada sebagian kecil produknya mengandung butiran kristal seperti kapur dalam air kemasan bermerek Anzi tersebut.

Hal itu disampaikan menyusul adanya kekhawatiran warga terhadap produk air mindral merk Anzi tersebut.

Darma mengakui, ada sebagian kecil produknya mengandung butiran kristal seperti kapur dalam air kemasan bermerek Anzi tersebut.

"Hal ini terjadi karena tiga bulan lalu ada kerusakan teknis pada pabrik," Katanya dihubungi wartawan Minggu (4/9/2016).

Adanya kerusakan pada filter pabrik mengakibatkan  Sehingga filter tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Sementara kerusakan tersebut baru diketahui setelah sebagian kecil produk telah dipasarkan ke sejumlah konsumen.

"Karena filter pabrik yang rusak, otomatis air tidak tersaring dengan baik,” terangnya melalui telefone.

Setelah mengetahui ada masalah dalam produksi, pihaknya langsung mengambil langkah menarik kembali produk tersebut agar tidak dikomsumsi oleh masyarakat atau konsumen.

"Tapi kami akui tidak semua produk bermasalah tersebut bisa kami tarik karena ada yang terlanjur dibeli oleh konsumen,” ujarnya.

Diketahui, untuk kasus di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Menurutnya kemungkinan besar produk tersebut adalah produk bermasalah yang tidak bisa ditarik lantaran sudah dibeli oleh konsumen.

"Tapi kami tegaskan produk kami pendistribusiannya belum sampai ke wilayah Kabupaten Jembrana. Kemungkinan produk itu dibeli di kabupaten lain,” dalihnya.

Untuk itu, masyarakat yang terlanjur membeli produk Anzi bermasalah tersebut, dirinya mewakili perusahan meminta memohon maaf yang sebesar-besarnya dan akan mengganti produk bermasalah tersebut dengan produk yang baik.

"Sekarang pabrik kami sudah baik. Masyarakat tidak perlu takut mengkomsumsi produk kami. Sudah berstandar SNI dan sudah melalui proses pengujian oleh ahli,” tutupnya.(dar)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi