Tabanan Dua Hari Diguyur Hujan, Tanah Kebun Milik Warga Longsor Tutup Jalan

Sabtu, 13 Agustus 2016 : 05.53
Jalan penghubung Banjar Bangkiang Jaran - Mundeh Kauh di Tabanan tertutup longsoran tanah
TABANAN - Diguyur hujan selama dua hari Kamis - Jum'at (11-12/8/2016) beberapa wilayah di Kabupaten Tabanan, Bali terjadi tanah longsor. Bahkan di Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, tanah kebun milik I Wayan Alyot Pratamya, longsor sehingga menutup jalan yang menghubungkan  Banjar Bangkiang Jaran dan Mundeh Kauh.

Informasi di lapangan, tanah longsor tersebut terjadi Jum'at (12/8/2016) pagi sekitar pukul 06.00 ketika wilayah setempat diguyur hujan. Selain menutup jalan, tanah longsor di kebun Wayan Alyot warga Bangkiang Jarang tersebut juga menyebabkan tiga pohon di kebun tumbang dan menimpa kabel listrik yang membentang di banjar tersebut. 

Melihat kejadian tersebut, warga setempat lantas melaporkan ke perangkat desa yang meneruskannya ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan. "Benar telah terjadi tanah longsor di Desa Lalang Linggah. Petugas sudah turun langsung ke lapangan untuk membersihkan longsoran dengan warga setempat," ujar Kepala BPBD Tabanan Gusti Made Ngurah Sucita, saat dikonfirmasi.

Petugas dibantu warga sekitar ketika hujan mulai reda tampak bergotong-royong membersihakan jalan dari timbunan tanah longsor sejak siang hingga sore hari sekitar pukul 16.00. Jalan penghubung Banjar Bangkiang Jaran dan Mundeh Kauh yang sempat tertutup, akhirnya kembali bisa dilalui mobil. (gus)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi