Senator Mervin Sesalkan Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi Tak Singgung Papua

Rabu, 17 Agustus 2016 : 19.26
(Anggota DPD RI Mervin Sadipun Komber /net)
JAKARTA - Anggota DPD RI Mervin Sadipun Komber menyatakan kekecewaanya atas isi pidato kenegaraan tahunan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Umum MPR/DPR yang tidak secara jelas menyinggung kebijakan pemerimtah dalam masalah Papua.

Sama seperti tahun sebelumnya, Jokowi menyampaikan 3 pidato utama, laporan kinerja lembaga-lembaga negara, pidato menyambut peringatan 71 tahun kemerdekaan Indonesia.

Juga pidato tanggapan penyampaian nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

Dalam keterangan tertulis kepada Kabarnusa.com, Mervin menyayangkan, pidato Kepala Negara tidak secara eksplisit, menyampaikan pandangannya terhadap kebijakan pemerintah bagi Tanah Papua.

"Pidato Presiden sangat datar dan tidak ada yang spesial bagi Tanah Papua. Ini sangat disesalkan," tegas senator dapil Papua Barat itu.

Begitu banyaknya persoalan di Tanah Papua yg dibarengi dengan tingginya ketidakpercayaan masyarakat Papua terhadap pusat namun pemerintah tidak menjelaskan secara rinci kebijakan pemerintah bagi Tanah Papua.

Hal itu, menandakan sebuah ketidakseriusan pemerintah pusat untuk menyelesaikan permasalahan di Tanah Papua.

Padahal ekspektasi publik di Tanah Papua sangat tinggi bagi Pemerintahan Presiden Jokowi untuk menyelesaikan permasalahan di Tanah Papua.

Dalam tiga kali penyampaian pidato, Presiden tidak menyebutkan kebijakan yg khusus dan ini terkesan mengabaikan kondisi kekinian di Tanah Papua.

Lalu apakah kunjungan para Menteri dan bahkan kunjungan Presiden tdk mendapatkan informasi tentang perkembangan terkini di Tanah Papua?

"Saya kecewa atas ini," singkat Mervin yang populer disapa Senator Cendrawasih itu.

Untuk itu, Mervin meminta Presiden Jokowi secara terus menerus memberikan perhatian nya bagi Tanah Papua yang dimasa lalu diabaikan oleh pemerintah pusat.

Dia juga Mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengumumkan paket kebijakan nya yang komprehensif bagi kemajuan pembangunan di Tanah Papua. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi