Rumah Petani Tabanan Terbakar, Kerugian Rp 92,7 Juta

Rabu, 24 Agustus 2016 : 06.23
Rumah petani yang terbakar, menyisakan puing-puing yang hangus dilalap api
TABANAN - Rumah I Nyoman Warjita (45), petani di Banjar Karyasari, Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, Tabanan - Bali, Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 15.30 sore terbakar. Akibat kebakaran ini, Warjita mengalami kerugian Rp 92.700.000,-

Informasi di lapangan, kebakaran rumah permanen berukuran 6,5 x 5 meter ini diketahui Nyoman Warjita satu jam kemudian saat dirinya berada di kebun dan ditelpon anak kandungnya I Kadek Rika Ardana yang mengabari bahwa rumahnya telah ludes terbakar.

Mendengar kabar tersebut, Warjita lantas pulang ke rumahnya. Sesampai di rumah, Warjita langsung lemas karena rumahnya hanya tinggal puing-puing yang hangus dilalap si jago merah. Kebakaran tidak meluas ke rumah tetangganya karena api bisa dipadamkan oleh warga sekitar satu jam.

Barang-barang berharga di dalam rumah tak ada yang bisa diselamatkan karena terlanjur dilalap si jago merah yang diketahui tetangganya Ni Nyoman Karti (50) dan I Gede Sutariasa (36) sudah berkobar besar di dalam rumah.

Warjita memperkirakan akibat kebakaran  tersebut dirinya mengalami kerugian sekitar Rp 92.700.ooo. Perinciannya, barang yang terbakar berupa tempt tidur sofa tiga buah senilai RP.12 juta. Mesin Ptong rumput Merk STIHL Rp.12 juta, Mesin Jahit Rp. 2 juta, Perhiasan emas Rp. 15 juta, TV merk Shanken Rp.2,5 juta dan Uang Tunai Rp. 5 juta.

Selain itu, juga berupa material bangunan yang diperkirakan senilai Rp. 30 juta,  Padi Rp.2,5 juta, Seng 40 lembar Rp. 2,7 juta dan almari dan pakaian diperkirakan senilai Rp. 12 juta. "Semua barang yang ada di dalam rumah ludes terbakar," katanya lemas.

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Nyoman Sukanada seijin Kapolrers saat dikonfirmasi membenarkan kasus kebakaran tersebut. "Petugas begitu menerima laporan langsung turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP dan mendengarkan keterangan saksi-saksi," ujarnya.

Menurut Kasat Reskrim, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi kebakaran diduga kuat akibat hubungan arus pendek listrik (konsleting) karena pemasangan stop kontak berlebih dan kabel listrik yang digunakan tidak standar PLN. (gus)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi