Presiden Jokowi Sesalkan Terlambatnya Pengungkapan Kasus Freddy Budiman

Kamis, 11 Agustus 2016 : 17.46
Presiden Joko Widodo (foto:pojoksatu.id)
NUSA DUA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan kasus aliran dana gembong narkoba Fredy Budiman yang mencuat sejak tahun 2012 terlambat diungkap.

Untuk itu, dia mendukung pengungkapan kasus aliran dana haram narkoba sebagaimana pernah disampaikan Freddy Budiman.

Ditegaskannya, meski mendukung pengungkapan kasus Fredy, namun Jokowi menyayangkan kenapa kasus itu tidak dibongkar dari dulu. Apalagi, peristiwa yang dipaparkan Freddy terjadi pada tahun 2012.

"Tetapi ingat, persoalan itu sudah lama sejak tahun 2012 lalu. Kenapa tidak diungkap langsung waktu itu," tukasnya usai membuka ‎The 3rd Congress Association of Asia Constitutional Courts and Equivalent Institutions" di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/8/2016).

Dia kembali menekankan, dalam membongkar kasus itu akan pentingnya profesionalitas dan independensi tim dalam mengungkap secara tuntas.

Kata dia, saat ini, telah ada tim independen dibentuk menginvestigasi data yang disampaikan gembong narkoba itu kepada Koordinator KontraS, Harris Azhar.‎

Karenanya, Jokowi mememinta agar tim bekerja tegas dan profesional untuk menuntaskan kasus tersebut dan sudah ada tim di Polri.

"Saya sudah sampaikan bahwa siapa pun yang mempunyai kapasitas untuk masuk dalam tim investigasi itu, silakan saja, tegas dia.

Dengan bergabungnya semakin banyak pakar akan semakin lebih baik.

Melihat hasil investigasi terungkap pihak-pihak seperti disebutkan Freddy Budiman, Jokowi meminta agar nantinya mereka yang terlibat agar ditindak tegas sesuai ketentuan hukum berlaku.

"Kalau memang terbukti segera diproses saja sesuai hukum yang berlaku," tegasnya lagi.

Tim yang digawangi Polri itu, diharapkan segera menemukan titik terang kasus yang disampaikan Koordinator KontraS Harris Ashar yang merekam curhatan semasa menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan sebelum Freddy dieksekusi mati. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi