Peradah Ingin Perbanyak Wirausahawan Muda di Bali

Minggu, 14 Agustus 2016 : 14.55
Lokasabha atau Musyawarah Daerah (Musda) Peradah di STAHN Mpu Kuturan, Singaraja (foto:istimewa) 
SINGARAJA - Perhimpunan Pemuda Hindu ( Peradah) Indonesia  bertekat untuk mencetak banyak wirausahawan muda di Bali agar bisa memiliki kemandirian bidang ekonomi dan menjadi pemimpin yang profesional.

Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Buleleng periode 2016-2019 yang baru saja terpilih, I Made Bagus Andi Purnomo mengungkapkan, jajarannya segera bergerak cepat membentuk komisariat di sembilan kecamatan hingga perwakilan desa di daerah itu.

"Kami juga berencana melibatkan perwakilan pemuda di seluruh Desa Pakraman ikut serta bergabung dan bekerja sama dengan Peradah," katanya pada Pembentukan kepengurusan diselenggarakan melalui Lokasabha atau Musyawarah Daerah (Musda) di Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan, Singaraja  Sabtu 13 Agustus 2016.

Ia menegaskan, DPK  Peradah Indonesia  Buleleng,  kembali bangkit dan telah membentuk kepengurusan baru pasca lama vakum beberapa tahun terakhir.

Andi Purnomo menegaskan, program prioritas Peradah utamanya di daerah yakni membentuk para pemimpin muda Hindu yang profesional berintegritas dan juga melahirkan para wirausaha muda.

"Pemuda Hindu harus kuat secara ekonomi. Mereka harus bisa mandiri, bahkan, jika bisa harus membuka lapangan kerja bagi orang lain," tegasnya.

Pihaknya di Buleleng sudah berkomitmen dengan beberapa pengusaha yang peduli dengan Hindu untuk melakukan semacam lokakarya mendidik mereka (anak muda) menjadi wirausaha handal.

Saat ini, Buleleng memiliki lebih dari 150 Desa Pakraman, jadi, gaung Peradah yang selama ini lenyap dari peredaran harus 'bergema' kembali," paparnya.

Dia mengajak semua organisasi kepemudaan berbasis Hindu menjaga soliditas salah satunya dengan cara saling dukung dan  bekerja sama dalam menjalankan program berbasis keumatan.

"Istilahnya 'sharing' programlah. Di Buleleng ada Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Undiksha hingga Sekaa Truna di desa. Semua harus kompak," kata mahasiswa Pascasarjana IHDN tersebut.

Pemuda sebagai agen perubahan dituntut secara kontinuitas memiliki jiwa militansi beragama, mampu menjadi ujung tombak pergerakan Hindu di masa depan.

Ke depan kita butuh pemimpin yang revolusioner, yang peduli dengan umat bukan malah menjadikan umat dan agama sebagai 'pelengkap' saat kampanye saja," sambungnya.

Hal sama ditegaskan, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Peradah Bali, Ida Ayu Made Purnamaningsih Lokasabha tingkat daerah merupakan program prioritas yang terus digencarkan di seluruh kabupaten yang ada di Pulau Dewata.

"Beberapa kabupaten telah menggelar Lokasabha seperti Kabupaten Karangasem, Tabanan, Jembrana dan Buleleng. Kami segera akan menuntaskan kegaitan lokasabha di beberapa kabupaten lainnya," kata dia.

Purnamaningsih menambahkan, pihaknya mendorong pengurus Peradah Buleleng  segera menyusun program kerja melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sehingga dapat menjalankan tugas mengabdi untuk umat secara sistematis dan terarah. (gek)



Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi