Pasangan Bule Tengah Mabuk Saat Polisi Dibunuh di Kuta

Sabtu, 20 Agustus 2016 : 19.35
Anggota polisi yang ditemukan tewas di Pantai Kuta (foto:istimewa)
DENPASAR - Dua orang warga negara asing yang diduga sebagai pelaku dalam kasus pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa anggota Polsek Kuta Bali saat kejadian kondisinya mabuk usai minum-minum.

Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto menegaskan hal itu usai melakukan pemeriksaan terhadap salah satu warga negara asing asal Australia Sarah Connor yang diduga terlibat dalam pembunuhan anggota polisi yang ditemukan tewas di Pantai Kuta pada 17 Agustus 2016.

"Kemarin saya ketemu wawancara dia (Sarah) langsung, dia katakan waktu itu dalam keadaan mabuk sehingga tidak ingat," kata Sugeng ditemui wartawan saat berada di Kintamani Bangli Sabtu (20/8/2016).

Sebelumnya, Sarah usai kejadian, berpindah-pindah tempat tinggal homestay bersama kekasihnya yang warga Inggris, sampai akhirnya dia meminta perlindungan ke Konjen Australia.

"Kita sampaikan ke Konjen Austarlia saat itu, bahwa kepolsiian tengah mencari warga negara asing asal Australia karena diduga sebagai pelaku," sambung Sugeng.

Pihak Konjesn Australia cukup kooperatif bahkan membantu menyerahkan Sarah kepada polisi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan pula diketahui, pasangan kekasih itu saat kejadian bertemu korban Aipda Sudarsa di lokasi, terlibat keributan.

"Dia mengaku tengah mencari tas, kemudian ketemu anggota polisi, tidak jelas komunikasinya seperti apa, sehingga terjadi keributan dengan polisi," imbuhnya.

Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan anggota Lantas Polsek Kuta lantaran masih melakukan pemeriksaan .

Awalnya Kapolda menawarkan siap mencarikan kuasa hukum kepada Sarah saat pemeriksaan nanti. Hanya saja, dia mengaku sudah memiliki kuasa hukum sendiri yang akan mendampinginya dalam menghadapi kasus yang menggemparkan warga di jantung kampung turis itu.

Sedangkan pelaku David, sejauh ini belum bisa diperiksa dikorek keterangannya karena masih menunggu kuasa hukum yang akan mendampingi selama pemeriksaan.

"Pemeriksaannya masih berproses," kata Sugeng menegaskan.

Seperti diberitaka, warga Kuta Badung dikejutkan dengan temuan mayat terkapar dengan luka bekas pukulan benda tajam di Pantai Kuta pada Rabu 17 Agustus 2016 dinihari sekira pukul 03.00 Wita.

Belakangan korban yang pada wajahnya berlumuran darah itu diketahui bernama Aipda Wayan Sudarsa anggota Lantas Polsek Kuta. (rhm)



Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi