Maju Jalur Independen, KPU Apresiasi Paket Surya di Pilkada Buleleng

Rabu, 10 Agustus 2016 : 19.36
(ilustrasi/net)
DENPASAR - Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka mengapresiasi majunya pasangan Dewa Nyoman Sukrawan-Dharma Wijaya (Surya) lewat jalur independen yang disebut sebagai sejarah baru Pilkada Buleleng.

Diketahui, pada hari terakhir masa pendaftaran dan penyerahan dokumen dukungan bagi pasangan calon (paslon) kepala/wakil kepala daerah tingkat kabupaten/kota di KPU Buleleng dari jalur perseorangan atau independen Paket Surya memastikan diri mendaftar.

Sedangkan, paslon Bupati/Wakil Bupati Buleleng, I Gusti Ketut Adi Yustika Aryawan-Luh Made Marwati (Yus-Marwati) urung maju jalur independen

Raka menegaskan, hasil pantauan langsung KPU Bali terhadap pelaksanaan penyerahan dokumen dukungan di KPU Buleleng, dari dua paslon yang sempat hadir dan datang ke KPU Buleleng, satu dari dua paslon yakni paslon Yus-Marwati batal mendaftar melalui jalur perseorangaan

"Hasil pantauan kami, dari dua paslon, satu diantaranya Paslon Yus-Marwati menyatakan diri untuk tidak jadi dan akan tetap maju melalui jalur lain," katanya Rabu (10/8/2016).

Hanya saja, jalur apa yang akan ditempuh paket loper koran ini, mantan aktivisi Gerakan Mahasiwa Nasional Indonesia (GMNI), tak menyebut secara gamblang.

"Memang tadi tidak disampaikan jalur apa, Hanya disampaikan melalui jalur lain," tukas alumnus UGM Yogyakarta itu

Dengan begitu, ada kemungkinan melalui dukungan partai politik.

Batalnya paket Yus-Marwati untuk mendaftar dan menyerahkan dokumen dukungan ke KPU Buleleng melalui jalur independen, maka hanya tersisa satu paslon, yakni paket Surya.

Pendaftaran dan penyerahan data dokumen dukungan bagi paket Surya, secara resmi disaksikan Panwas Kabupaten Buleleng, pendaftaran dan penyerahan dokumen dukungan dari Paket Surya sudah langsung diterima ketua KPU Buleleng, Gde Suardana.

Saat ini, dari dokumen dukungan milik paslon Surya masih dilakukan pendataan dan proses upload di kantor KPU Buleleng"Sedang proses up load, dan membutuhkan waktu cukup panjang.

Sehingga terkait berapa jumlah dukungan riil versi paslon maupun dari pihak KPU, kami belum bisa mengetahui dan menyampaikan,"jelas Raka Sandi.

Namun begitu, ia berharap dengan sedang diprosesnya data dokumen, proses pencocokan dan aplikasi pengolahan data dokumen dukungan akan segera diketahui hasil.

Dari pelaksanaan Pilkada sebelumnya, baru kali pertama ada paslon yang mendaftar melalui jalur independen.

"Tentu ini perlu mendapat apresiasi," katanya menegaskan. (gek)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi