Dongkrak Wisatawan Mancanegara, Kemenpar Dorong Kegiatan MICE

Kamis, 11 Agustus 2016 : 06.41
KUTA - Pemerintah terus mendorong kegiatan Meeting Incentive Convention and Exchibition Event (MICE) karena memberi dampak siginifikan dalam mendatangkan wisatawan asing dan domestik di Tanah Air.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata Tazbir menyatakan, pemerintah telah menempatkan MICE sebagai produk unggulan pariwisata nasional  karena kontribusi besarnya dalam menjaring wisatawan khususnya mancanegara.

"Industri MICE juga telah mampu mendorong peningkatan perjalanan wisatawan nusantara cukup besar," kata Tazbir saat membuka Rapat Koordinasi MICE Lintas Kementerian dan Lembaga di Kuta Rabu 10 Agustus 2016.

Tazbir menegaskan, industri MICE telah masuk dalam lima teratas dalam mendatangkan wisatawan mancanegara.

MICE Telah sejajar dengan wisata belanja dan kuliner, wisatawa heritage adn religi dan wisata olah raga.

Selain pertumbuhannya meningkat,  daya saing MICE Indonesia di tingkat global juga harus meningkat dari capaian saat ini.

"Ini sejaln dengan amanat Menteri Pariwisata Arif Yahya agar pertumbuhan MICE ditingkatkan dari 5 persen menhadi 10 persen di tahun 2019," sambungnya.

Berdasar data ICAA (International Congress and Convention Association), Indonesia berada pada posisi 42 dunia dan bertengger di rangking 12 untuk kawaan Asia Pasifik.

Ada peningkatan  peringkat menjadi 8 di kawasan Asia Pasifik dengan jumlah kegiatan atau event meningkat tercatat 76 menjadi 150 event pada tahun 2019.

Tidak hanya itu, kontribusi MICE terhadap peningkatan kunjungan wisman dan pergerakan wisnus serta perolehan devisa juga sangat signifikan yang diproyeksikan mencapai USD 2,5 Miliar.

Kondisi itu kata Tazbir,  tentu semakin menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak perekonomian nasional.

Pihaknya berharap kegiatan rakor MICE akan menjadi langkah awal nyata dari komitmen pemerintah dalam memprioritaskan pengembangan pariwisata.

Juga meningkatkan standar dan prosedur dalam menjalankan kegiatan MICE agar dapat berjalan sesuai dengan harapan. Juga diharapkan, terjadi sinkronisasi antar pelaku industri MICE di pusat dan daerah serta dalam negeri.

Dengan begitu, lanjut Tazbir bisa industri MICE Tanah Air bisa memenangkan persaiangan di kawasan ASEAN dan Asia PAsifik.

Ia menambahkan, kegiatan MICE dalam negeri cukup meningkat terutama di lingkungan korporasi atau bisnis dan pemerintahan baik yang diselenggarakan event organizer atau PCO (Professsional Conference Organizer).

"Peningkatan kegiatan MICE dalam negeri telah menciptakan peluang besar pasar bagi para PCO di Indonesua," tandasnya.

Rakor yang berlangsung 10-12 Agustus 2016 itu menghadirka pembicara kalanganpraktisi dan akademisi seperti Ketua Umum DPP INCAA (Indoensia Congres and Cobnvention Association) Iqbal Alam Abdullah dan praktisi dan pelaku bisnis MICE Ida Bagus Lolec.

Rakor juga bertujuan memperkuat koordinasi lintas kementerian atau lembaga dalam mewujudkan Indonesia sebgaia destinasi MICE berkelas dunia dan mendukung program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang menagertkan 12 juta kunjungan wisman dan 260 juta wisatawan nusantara pada 2016. (rhm)





Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi